LOMBOK TIMUR—Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram beserta Dharma Wanita Persatuan (DWP) gelar Bakti Sosial (Baksos) bagi warga korban banjir di wilayah kabupaten Lombok Timur pada hari Minggu (25/11) bertempat di desa Sinyiur kecamatan Keruak Lombok Timur yang dihadiri oleh Babinsa Sinyiur, kepala desa, SAR unit Lombok Timur, organisasi kemanusiaan dan masyarakat setempat. Baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Tujuan diselenggarakannya baksos ini adalah untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong dan rasa saling peduli kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya, baksos ditandai dengan penyerahan berbagai bantuan mulai dari keperluan sehari-hari, pakaian, perlengkapan bayi, sembako hingga makanan siap saji untuk warga yang rumahnya terendam banjir beberapa waktu lalu akibat adanya luapan bendungan Pandan Dure yang berada di desa Suwangi kecamatan Sakra Lombok Timur yang disertai pasangnya air laut.

Kepala Camat Keruak yang diwakili oleh bapak Samsuddin sekaligus mewakili warga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan semoga dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.

I Nyoman Sidakarya mengatakan, bakti sosial tersebut merupakan urunan secara pribadi dari para pegawai dan anggota DWP Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram untuk membantu warga korban banjir. “Bantuan ini meskipun tidak seberapa, kami harap bisa bermanfaat dan dapat meringankan beban. Walaupun saat ini aktivitas warga masyarakat sudah kembali seperti semula,” katanya saat membuka kegiatan tersebut.

Banjir yang pertama kalinya terjadi di wilayah kabupaten Lombok Timur bagian selatan ini menimpa beberapa kecamatan antara lain kecamatan Keruak, Jerowaru dan Tanjung Luar. Sedangkan untuk desa yang terdapak banjir antara lain desa Ketapang Raya, Sutengkep Lingsar, Ketangga Tereng, Sepit dan beberapa desa lainnya di wilayah Lombok Timur. Selain kerugiatan materiil, musibah yang terjadi pada hari Sabtu (18/11) ini menelan 2 korban jiwa atas nama Wasila Cantika perempuan warga dusun Lokon desa Sepit dan Rozi warga dusun Mungki desa Pandan Wangi kecamatan Jerowaru yang ditemukan keesokan harinya setelah banjir berlalu di area persawahan. (ln/hms mtr).