<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://basarnas.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title><![CDATA[RSS Feed]]></title>
        <link><![CDATA[https://basarnas.go.id/feed]]></link>
        <description><![CDATA[Basarnas RSS Feed.]]></description>
        <language>id-ID</language>
        <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 19:29:34 +0700</pubDate>

                    <item>
                <title><![CDATA[FKP Registrasi Radio Beacon, Basarnas Perkuat Pelayanan Registrasi Sinyal Marabahaya]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/registrasi-radio-beacon-basarnas-perkuat-pelayanan-registrasi-sinyal-marabahaya</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta, 16 Juli 2026 &ndash; Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Direktorat Sistem Komunikasi menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Layanan Registrasi Sinyal Marabahaya (Radio Beacon) pada Kamis (16/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Basarnas. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan registrasi radio beacon yang lebih cepat, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Kegiatan Forum Konsultasi Publik menghadirkan empat materi utama, yaitu Standar Pelayanan Registrasi Radio Beacon, Registrasi Radio Beacon, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), dan Aplikasi Radio Beacon. Keempat materi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan terhadap layanan registrasi radio beacon, serta menghimpun masukan dan rekomendasi yang konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan layanan registrasi sinyal marabahaya di lingkungan Basarnas.</p>
<p style="text-align: center;"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_85359914511784191248765.jpg" width="1080" height="720"></p>
<p>Direktur Sistem Komunikasi Basarnas, Brigjen TNI Tofik Tofana, menegaskan bahwa registrasi radio beacon merupakan bagian penting dari sistem keselamatan nasional.</p>
<p>"Registrasi radio beacon bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan. Data registrasi yang akurat dan mutakhir memungkinkan Basarnas mengidentifikasi pemilik perangkat, sarana yang mengalami keadaan darurat, serta pihak yang dapat segera dihubungi ketika sinyal marabahaya diterima. Dengan demikian, proses verifikasi dapat dilakukan lebih cepat sehingga operasi SAR dapat berlangsung secara tepat sasaran," ujarnya.&nbsp;</p>
<p>Dirsiskom juga berharap Forum Konsultasi Publik dapat menghasilkan berbagai masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas layanan registrasi sinyal marabahaya.</p>
<p style="text-align: center;"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_41372157221784191264881.jpg" width="1080" height="720"></p>
<p>"Kami berharap forum ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan layanan registrasi radio beacon yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memenuhi harapan masyarakat, serta mendukung peningkatan keselamatan pelayaran, penerbangan, dan aktivitas masyarakat yang berpotensi menghadapi kondisi darurat," tambahnya.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik ini, Basarnas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sistem registrasi sinyal marabahaya sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pencarian dan pertolongan yang cepat, tepat, efektif, dan profesional bagi masyarakat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[ANNISA NOVIANTRI <annisa.noviantri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14093</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 18:58:32 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kapasitas dan Kerjasama di lingkup SAR]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/indonesia-international-search-and-rescue-iisar-2026-resmi-digelar-perkuat-kapasitas-dan-kerjasama-di-lingkup-sar</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Jakarta &ndash; Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026 diselenggarakan pada 9&ndash;12 Juli 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, pada Kamis (9/7/2026).</p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_51751879211783928582014.jpg"></p>
<p class="MsoNormal">IISAR 2026 merupakan ajang internasional yang mengintegrasikan pameran teknologi Search and Rescue (SAR), forum internasional, serta kompetisi SAR Challenge dalam satu rangkaian kegiatan. Penyelenggaraan IISAR bertujuan memperkuat kapasitas pencarian dan pertolongan, mendorong inovasi teknologi, serta meningkatkan kerja sama internasional dalam menghadapi situasi kedaruratan dan operasi SAR. Melalui penyelenggaraan ini, Indonesia juga menegaskan komitmennya sebagai negara yang aktif berkontribusi dalam penguatan keselamatan, kesiapsiagaan, dan respons kemanusiaan di tingkat global.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsdya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa IISAR 2026 menjadi sarana komunikasi, edukasi, koordinasi, dan kolaborasi bagi komunitas Search and Rescue (SAR) nasional maupun internasional.</p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_36011132721783928599348.jpg"></p>
<p class="MsoNormal">Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan forum internasional, pameran teknologi SAR, serta kompetisi SAR Challenge yang melibatkan organisasi SAR internasional, kementerian dan lembaga, dunia usaha, akademisi, serta potensi SAR nasional.</p>
<p class="MsoNormal">"Sebanyak 28 negara berpartisipasi dalam IISAR 2026, baik pada kegiatan forum, exhibition, maupun SAR Challenge. Melalui IISAR, kami berharap sinergi seluruh kementerian, lembaga, organisasi, dan mitra yang terlibat dalam operasi Search and Rescue dapat semakin kuat," ujar Syafii.</p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_40972153731783928604536.jpg"></p>
<p class="MsoNormal">Melalui penyelenggaraan IISAR 2026, Basarnas berharap kolaborasi internasional, pertukaran teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang Search and Rescue dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas operasi pencarian dan pertolongan dalam menghadapi berbagai situasi darurat, baik di Indonesia maupun di tingkat global.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14091</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 18:05:23 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kepala Basarnas Audiensi dengan Menteri Luar Negeri Bahas Penguatan Kerja Sama Kemanusiaan Internasional]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/kepala-basarnas-audiensi-dengan-menteri-luar-negeri-bahas-penguatan-kerja-sama-kemanusiaan-internasional</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &ndash; Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, melaksanakan audiensi dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR), khususnya dalam mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan internasional.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala Basarnas memaparkan peran strategis Basarnas sebagai instansi pemerintah yang bertanggung jawab menyelenggarakan operasi pencarian dan pertolongan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, di antaranya luasnya wilayah Indonesia, tingginya potensi bencana dan kecelakaan, serta keterbatasan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana pendukung operasi SAR.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_84243315911782975397202.jpg"></p>
<p>Salah satu pembahasan utama dalam audiensi adalah kesiapan Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) dalam melaksanakan misi kemanusiaan internasional. Kepala Basarnas menjelaskan bahwa pengerahan Tim INASAR ke negara yang terdampak bencana memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dukungan diplomasi dari Kementerian Luar Negeri. Pengiriman tim Urban SAR internasional tersebut dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) maupun berdasarkan permintaan resmi melalui jalur diplomatik antarnegara.</p>
<p>Selain itu, kedua pihak juga membahas upaya penguatan kapasitas Tim INASAR melalui peningkatan kompetensi personel, pemenuhan kebutuhan peralatan, serta persiapan menghadapi INSARAG External Re-classification sebagai bagian dari upaya mempertahankan klasifikasi dan standar internasional yang telah dimiliki Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan Indonesia tetap siap memberikan bantuan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan profesional kepada negara-negara sahabat yang membutuhkan.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_97196976921782975407761.jpg"></p>
<p>Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyambut baik berbagai upaya yang dilakukan Basarnas dalam memperkuat kapasitas nasional maupun internasional di bidang pencarian dan pertolongan. Kementerian Luar Negeri berkomitmen untuk terus mendukung diplomasi kemanusiaan Indonesia, termasuk melalui koordinasi dan fasilitasi penugasan Tim INASAR ke luar negeri.</p>
<p>Kepala Basarnas berharap sinergi yang telah terjalin antara Basarnas dan Kementerian Luar Negeri dapat terus diperkuat guna meningkatkan kontribusi Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional. Melalui kerja sama yang erat antarkementerian dan lembaga, Indonesia diharapkan semakin mampu berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada negara-negara yang terdampak bencana serta memperkuat posisi sebagai bagian dari komunitas kemanusiaan global.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_37768265631782975415570.jpg"></p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_47383150441782975428985.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14090</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:45:06 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Perkuat Kesiapsiagaan, Kepala Basarnas Beri Arahan Strategis kepada Seluruh Kantor SAR di Wilayah Sulawesi]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/perkuat-kesiapsiagaan-kepala-basarnas-beri-arahan-strategis-kepada-seluruh-kantor-sar-di-wilayah-sulawesi</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Manado &ndash; Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memberikan arahan strategis kepada tujuh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) di wilayah Sulawesi dan Maluku Utara dalam kunjungan kerja di Kantor SAR Manado, Rabu (24/06/2026).</p>
<p class="MsoNormal"><br>Kegiatan ini diikuti oleh jajaran dari Kantor SAR Manado, Palu, Mamuju, Kendari, Gorontalo, Makassar, dan Ternate sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi kedaruratan di kawasan timur Indonesia.<br>Dalam arahannya, Kepala Basarnas menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan alutsista dan peralatan SAR, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan setiap operasi pencarian dan pertolongan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan profesional.</p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_9500095021782963559255.jpg"></p>
<p class="MsoNormal">"Wilayah Sulawesi dan Maluku Utara memiliki potensi ancaman yang beragam, mulai dari gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api, banjir, tanah longsor, hingga berbagai kecelakaan transportasi dan kondisi membahayakan manusia. Oleh karena itu, seluruh jajaran Basarnas harus selalu siaga dan adaptif dalam menghadapi setiap potensi kedaruratan," ujar Kepala Basarnas.<br><br>Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian dan menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi, sehingga Basarnas dapat semakin dipercaya masyarakat sebagai garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan.<br><br>Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dan kesiapsiagaan seluruh Kantor SAR di wilayah Sulawesi dan Maluku Utara semakin kuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kedaruratan.</p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_86673961531782963567202.jpg"></p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_73421293441782963580561.jpg"></p>
<p class="MsoNormal"><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_88375298251782963591251.jpg"></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14089</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:45:09 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Audiensi dengan Kementerian PKP Bahas Pembangunan Hunian Siaga bagi Personel SAR]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/basarnas-audiensi-dengan-kementerian-pkp-bahas-pembangunan-hunian-siaga-bagi-personel-sar</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &ndash; Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), guna membahas usulan pembangunan hunian siaga berupa Rumah Susun Negara (Rusunara) dan rumah dinas bagi personel Basarnas, Senin (29/06/2026). Audiensi dipimpin oleh Deputi Bidang Sarana dan Prasarana serta Sistem Komunikasi Basarnas, Marsda TNI Widyargo Iko Putra, didampingi Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas, Marsekal Pertama TNI Akbar Yunus.<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Basarnas menyampaikan bahwa penyediaan hunian siaga merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kesiapsiagaan operasional, khususnya untuk mendukung mobilitas personel, sistem piket, serta mempercepat respons dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan di berbagai wilayah Indonesia.<br><br>Deputi Bidang Sarana dan Prasarana serta Sistem Komunikasi Basarnas menjelaskan bahwa usulan pembangunan Rusunara dan rumah dinas memiliki landasan kebijakan yang kuat serta sejalan dengan program penyediaan hunian pemerintah melalui Kementerian PKP. Basarnas juga telah mengidentifikasi 12 lokasi prioritas yang meliputi Kantor Pusat, Kantor Pencarian dan Pertolongan, serta Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), yang sebagian besar telah memiliki lahan siap bangun.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_57926945111782804190676.jpg"></p>
<p>Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Ir. Fitrah Nur, M.Si., menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk menjajaki berbagai skema dukungan yang dapat dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan hunian bagi personel Basarnas. Penyediaan hunian dinilai tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pegawai, tetapi juga mendukung efektivitas pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan.</p>
<p>Melalui audiensi ini, Basarnas berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan Kementerian PKP dalam merealisasikan pembangunan Rusunara dan rumah dinas. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan program pembiayaan perumahan bagi personel Basarnas sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam memberikan layanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_16072713121782804197302.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14088</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 19:29:34 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Tekankan Integritas dan Profesionalisme]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/basarnas-lantik-pns-dan-pejabat-fungsional-tekankan-integritas-dan-profesionalisme</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &ndash; Sekretaris Utama Dr. Abdul Haris Achadi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pejabat Fungsional di lingkungan Basarnas. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Serbaguna Dono Indarto, Kantor Pusat Basarnas, Kamis (11/6/2026).<br><br>Sestama menegaskan bahwa pelantikan merupakan awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar kepada bangsa dan negara. Menurutnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan harus menjadi komitmen moral, etika, dan hukum yang harus dipegang teguh dan diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_76571706611782722029499.jpg"></p>
<p>&ldquo;Sebagai ASN, saudara dituntut untuk menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, loyalitas, dan akuntabilitas. Jadikan nilai-nilai dasar ASN sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, serta dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&rdquo; ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, tantangan tugas Basarnas ke depan semakin dinamis dan kompleks sehingga seluruh insan Basarnas dituntut terus meningkatkan kualitas pelayanan pencarian dan pertolongan. Keberhasilan operasi SAR, lanjutnya, merupakan hasil kerja terintegrasi seluruh unsur organisasi. Oleh karena itu, keberhasilan Basarnas tidak ditentukan oleh kinerja personel yang berada di garis depan operasi SAR. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh unsur organisasi yang saling mendukung dan melengkapi.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_46018858821782722043543.jpg"></p>
<p>Menutup sambutannya, Sestama menghimbau agar seluruh ASN dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan integritas, serta memberi kontribusi terbaik bagi kemajuan Basarnas, masyarakat, bangsa, dan negara.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_57078531931782722052790.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14087</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:47:49 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kepala Basarnas Hadiri Penutupan Latsarmil Komcad ASN 2026]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/kepala-basarnas-hadiri-penutupan-latsarmil-komcad-asn-2026</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &ndash; Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga Gelombang I Tahun Anggaran 2026, Jumat (5/06/2026). Dari Basarnas, delapan orang ASN mengikuti kegiatan Latsarmil Komcad tersebut.</p>
<p>Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) ini berlangsung sejak 22 April hingga 5 Juni 2026 di Taxi Way Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Sebanyak 1.758 peserta dari 55 kementerian dan lembaga tingkat pusat sukses menyelesaikan pelatihan ketat ini. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_13722821111782719761338.jpg"></p>
<p>Penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat serta Tunggul Satuan Komponen Cadangan kepada perwakilan dari 7 Kementerian Koordinator selaku simbolis keikutsertaan. MenPAN-RB menegaskan pelatihan dasar militer ini sebagai investasi pada kualitas dan karakter sumber daya manusia aparatur dalam menjalankan tugas dan peran ASN ke depan.</p>
<p>Diharapkan setelah menjadi Komcad, para ASN semakin bersemangat dalam menjalankan tugas negara dan pelayanan masyarakat di masing-masing instansi. Kepala Basarnas berharap, sekembalinya para peserta ke instansi asal, mereka mampu membawa atmosfer baru yang positif, kokoh dalam menghadapi tekanan kerja, serta senantiasa siap berkontribusi nyata bagi negara demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.&nbsp;</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_36665860521782719772046.jpg"></p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_74619117631782719779183.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14086</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:47:47 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Komisi V DPR RI Apresiasi Kinerja Basarnas di Tengah Keterbatasan Anggaran APBN]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/komisi-v-dpr-ri-apresiasi-kinerja-basarnas-di-tengah-keterbatasan-anggaran-apbn</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &mdash; Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi terhadap kinerja Basarnas yang dinilai tetap optimal dalam menjalankan tugas pencarian dan pertolongan di tengah keterbatasan anggaran APBN. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Selasa (19/5).</p>
<p>Dalam sambutannya, Lasarus menilai Basarnas mampu menunjukkan kinerja yang baik dan konsisten dalam setiap operasi SAR yang dilaksanakan.</p>
<p>&ldquo;Basarnas ini dari tahun ke tahun kita tahu sendiri anggarannya terbatas, namun seluruh operasi yang dilaksanakan dapat diselesaikan dengan baik. Ini tentu patut diapresiasi,&rdquo; ujar Lasarus.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, memaparkan capaian pelaksanaan program kerja serta penggunaan anggaran yang difokuskan untuk mendukung operasional pencarian dan pertolongan. Evaluasi juga dilakukan terhadap efektivitas penggunaan anggaran dan penguatan tata kelola kelembagaan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_83970407811782705264519.jpg"></p>
<p>Kepala Basarnas menyampaikan bahwa pagu akhir anggaran Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,455 triliun diperoleh setelah melalui proses penyesuaian kebijakan, blokir anggaran, serta penajaman belanja kementerian/lembaga sesuai arahan Presiden. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga efektivitas penggunaan APBN sekaligus memastikan pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan tetap berjalan optimal.</p>
<p>Anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan dukungan operasional SAR. Selain itu, penggunaan anggaran juga diarahkan pada penguatan kesiapsiagaan personel, peningkatan sarana dan prasarana SAR, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.</p>
<p>Hingga Mei 2026, Basarnas terus mengoptimalkan realisasi anggaran melalui percepatan pelaksanaan program kerja dan penguatan dukungan operasional. Realisasi anggaran diprioritaskan untuk mendukung kesiapan operasi SAR, peningkatan fasilitas pendukung, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, Basarnas juga melaporkan pelaksanaan 784 operasi SAR hingga Mei 2026 dengan total penanganan sebanyak 5.085 korban dari berbagai kondisi kecelakaan, bencana, dan situasi membahayakan manusia. Operasi SAR yang dilaksanakan meliputi kecelakaan kapal, kecelakaan udara, bencana alam, hingga penanganan kondisi khusus lainnya.</p>
<p>Kabasarnas turut memaparkan sejumlah operasi SAR menonjol sepanjang tahun 2026 yang dilaksanakan dengan melibatkan personel, alutsista, dan koordinasi lintas instansi guna memastikan proses pencarian dan pertolongan berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.</p>
<p>Selain pelaksanaan operasi, Basarnas terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui pelatihan, simulasi, dan peningkatan kapasitas personel SAR. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur SAR siap menghadapi kondisi darurat dan mampu memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian.</p>
<p>Melalui RDP bersama Komisi V DPR RI, Basarnas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola anggaran, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta mengoptimalkan kualitas layanan pencarian dan pertolongan bagi masyarakat Indonesia.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14085</guid>
                <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 17:51:16 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Raih Penghargaan Kearsipan Kategori “AA” dari ANRI]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/basarnas-raih-penghargaan-kearsipan-kategori-aa-dari-anri</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &mdash; Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan penyelenggaraan kearsipan kategori &ldquo;AA&rdquo; atau &ldquo;Sangat Memuaskan&rdquo; dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala ANRI, Mego Pinandito, kepada Sekretaris Utama Basarnas, Abdul Haris Achadi, yang didampingi Kepala Biro Humas dan Umum Basarnas, Hendra Sudirman. Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Noerhadi Magetsari, Gedung C Lantai 2 ANRI, Jakarta Selatan, Rabu (20/5).</p>
<p>Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Basarnas dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang tertib, profesional, dan akuntabel sebagai bagian penting dalam mendukung pelayanan publik serta pengelolaan administrasi pemerintahan yang modern.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_75617777611782700078733.jpg"></p>
<p>Tahun ini, ANRI mengusung tema &ldquo;Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045&rdquo; dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Anugerah Kearsipan Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi lembaga dan insan kearsipan yang dinilai berprestasi serta mampu menghadirkan inovasi terbaik dalam pengelolaan arsip nasional.</p>
<p>Momentum peringatan Hari Kearsipan ke-55 juga menjadi penguatan komitmen seluruh lembaga pemerintah dalam membangun sistem kearsipan yang adaptif, responsif, dan modern guna mendukung program strategis nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Melalui capaian tersebut, Basarnas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas tata kelola administrasi, serta pengelolaan arsip yang efektif dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan institusi d</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14084</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 02:07:59 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Bangsa” Kabasarnas Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/teguhkan-semangat-pengabdian-untuk-bangsa-kabasarnas-hadiri-upacara-hari-lahir-pancasila</link>
                <description><![CDATA[<p>Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.</p>
<p>Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema ini menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa sekaligus landasan dalam membangun perdamaian dan kerja sama di tingkat global.</p>
<p>Kehadiran Kabasarnas dalam upacara kenegaraan tersebut menjadi wujud komitmen Basarnas dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui tugas kemanusiaan, pencarian, dan pertolongan yang dilaksanakan tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_39345080011782698286328.jpg"></p>
<p>Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menggunakan logo resmi lambang negara, Garuda Pancasila, sebagai simbol persatuan, kedaulatan, dan semangat kebangsaan yang terus dijaga oleh seluruh elemen bangsa.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI ke-13 Ma'ruf Amin, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta para pimpinan lembaga negara.</p>
<p>Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, Basarnas meneguhkan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_80888837021782698301327.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14083</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:47:44 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Ajukan Usulan Rencana Kerja dan Anggaran TA 2027 kepada DPR RI]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/basarnas-ajukan-usulan-rencana-kerja-dan-anggaran-ta-2027-kepada-dpr-ri</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &ndash; Sekretaris Utama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Abdul Haris Achadi, memaparkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) K/L Tahun Anggaran (TA) 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (24/06/2026). Pertemuan ini membahas arah kebijakan anggaran demi memperkuat pelayanan keselamatan search and rescue (SAR) di Indonesia.</p>
<p>Dalam paparannya, Sestama menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Basarnas memperoleh Pagu Indikatif TA 2027 sebesar Rp1,25 triliun. Pagu tersebut terbagi menjadi dua fokus utama, yakni Program Dukungan Manajemen sebesar Rp867,13 miliar dan Program Teknis sebesar Rp384,09 miliar.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_39716240821782365695608.jpg"></p>
<p>Namun, melalui mekanisme trilateral meeting bersama Bappenas dan Kementerian Keuangan, Basarnas mengusulkan pergeseran anggaran antarprogram tanpa mengubah total pagu. Anggaran Program Dukungan Manajemen disesuaikan menjadi Rp848,88 miliar, sedangkan Program Teknis bertambah menjadi Rp402,35 miliar. Pergeseran sebesar Rp18,25 miliar ini dilakukan karena belanja dukungan operasional tugas dan fungsi unit sepenuhnya berada pada program teknis.</p>
<p>Sestama Basarnas mengungkapkan bahwa pagu indikatif yang dialokasikan saat ini masih jauh dari total pagu kebutuhan riil Basarnas yang mencapai Rp3,86 triliun. Kondisi tersebut menimbulkan backlog anggaran sebesar Rp2,6 triliun, di mana sektor belanja modal menempati defisit terbesar karena tidak mendapatkan alokasi sama sekali pada pagu indikatif.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_44337746611782365686343.jpg"></p>
<p>&ldquo;Oleh karena itu, kami mengusulkan tambahan anggaran prioritas sebesar Rp2,24 triliun demi menjamin keselamatan masyarakat dan kesiapan alut SAR di seluruh Indonesia,&rdquo; jelas Sestama.</p>
<p>Dari total tersebut, sebesar Rp2,24 triliun dialokasikan untuk mendanai kebutuhan prioritas yang belum terakomodir, meliputi:<br>1. Belanja Pegawai (Rp135,37 miliar): Untuk pemenuhan gaji dan tunjangan penambahan 1.146 orang CPNS dan 369 orang CPPK.<br>2. Keselamatan, Kesiapan Alut, dan Kapasitas SDM (Rp409,33 miliar): Mencakup pemeliharaan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, peningkatan kapasitas INASAR menuju Heavy Class, serta pelaksanaan latihan personel.<br>3. Tindak Awal Operasi SAR (Rp85,90 miilar): Guna mendukung kecepatan respons dalam pelaksanaan operasi penyelamatan sebagai core bisnis utama Basarnas.<br>4. Pemenuhan Sarana dan Prasarana SAR (Rp1,61 triliun): Untuk menjaga optimalisasi kesiapan fasilitas SAR darat, laut, udara, sistem komunikasi, dan teknologi informasi demi menjamin keselamatan masyarakat.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_99796925231782365710668.jpg"></p>
<p>Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Basarnas berkomitmen penuh menyukseskan tema RKP TA 2027 mengenai akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi, dan industri. Basarnas siap mengambil peran krusial sebagai penguat resiliensi pembangunan nasional melalui penyelenggaraan jaminan keselamatan layanan SAR yang cepat, efektif, terintegrasi, dan berbasis kesiapsiagaan di berbagai sektor strategis nasional.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14082</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:45:12 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Komisi V DPR RI Setujui Usulan Tambahan Anggaran Basarnas Tahun 2027 untuk Penguatan Layanan SAR]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/komisi-v-dpr-ri-setujui-usulan-tambahan-anggaran-basarnas-tahun-2027-untuk-penguatan-layanan-sar</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &ndash; Komisi V DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tahun Anggaran 2027 guna memperkuat pelaksanaan tugas dan layanan pencarian serta pertolongan (SAR) kepada masyarakat. Persetujuan tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra kerja di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Komisi V DPR RI juga menyetujui usulan anggaran sejumlah mitra kerja lainnya, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Transmigrasi, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_25940175841782101596449.jpg"></p>
<p>Pada RDP tersebut, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 yang difokuskan pada penguatan layanan SAR nasional, peningkatan kesiapsiagaan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana guna menjamin keselamatan masyarakat dalam menghadapi kecelakaan maupun bencana.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_28394392511782101482268.jpg"></p>
<p>Berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Basarnas memperoleh pagu indikatif Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1,25 triliun. Dalam pembahasannya, Basarnas mengusulkan penyesuaian alokasi anggaran antarprogram tanpa mengubah total pagu yang diterima, yaitu meningkatkan alokasi Program Teknis menjadi Rp402,35 miliar dan menyesuaikan Program Dukungan Manajemen menjadi Rp848,88 miliar.</p>
<p>Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan secara optimal, Basarnas mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp2,48 triliun. Tambahan anggaran tersebut direncanakan untuk memenuhi kebutuhan operasional SAR, pemeliharaan sarana dan prasarana, penguatan sistem komunikasi dan teknologi informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemenuhan standar internasional di bidang pencarian dan pertolongan.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_76029972621782101495220.jpg"></p>
<p>Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran Basarnas Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp3,86 triliun. Dengan pagu indikatif yang telah ditetapkan, masih terdapat kebutuhan anggaran yang belum terpenuhi (backlog) sekitar Rp2,6 triliun. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi optimalisasi layanan SAR yang cepat, efektif, dan terintegrasi kepada masyarakat.</p>
<p>Melalui dukungan anggaran yang memadai, Basarnas berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas pencarian dan pertolongan nasional, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi kedaruratan, serta memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan keselamatan kepada masyarakat.</p>
<p><img src="https://basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_50460558831782101514664.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14081</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:47:51 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kepala Basarnas Hadiri Penyambutan KRI Canopus-936, Perkuat Kesiapsiagaan SAR Maritim Indonesia]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/kepala-basarnas-hadiri-penyambutan-kri-canopus936-perkuat-kesiapsiagaan-sar-maritim-indonesia</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &mdash; Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menghadiri penyambutan kedatangan KRI Canopus-936 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/5/2026). Kehadiran kapal terbaru milik TNI Angkatan Laut tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan operasi pencarian dan pertolongan, khususnya di wilayah maritim Indonesia.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_58562828711780996104006.jpg"></p>
<p>KRI Canopus-936 tiba di Indonesia setelah menempuh pelayaran selama 57 hari dari Jerman menuju Tanah Air. Penyambutan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, juga dihadiri Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta sejumlah pejabat tinggi TNI.</p>
<p>&ldquo;Kehadiran KRI Canopus-936 menjadi sebuah kekuatan baru bagi Indonesia dalam mendukung operasi kemanusiaan dan pencarian serta pertolongan di wilayah perairan," ujar KSAL.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_88583791421780996116523.jpg"></p>
<p>KRI Canopus-936 dipersiapkan sebagai submarine rescue vessel atau kapal pendukung penyelamatan kapal selam pertama yang dimiliki Indonesia. Kapal ini memiliki kemampuan khusus dalam mendukung operasi bawah laut, termasuk evakuasi dan penyelamatan awak kapal selam dalam kondisi darurat.</p>
<p>Kehadiran kapal ini sekaligus menjadi simbol penguatan kapasitas nasional dalam menjaga keselamatan jiwa manusia di laut serta mempertegas komitmen Indonesia dalam membangun sistem SAR maritim yang modern dan profesional.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_64095673431780996133366.jpg"></p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_14219864741780996142890.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14080</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 19:03:33 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Gandeng Mitra Strategis untuk Pengembangan Kompetensi SDM dan Ajang SAR Internasional]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/basarnas-gandeng-mitra-strategis-untuk-pengembangan-kompetensi-sdm-dan-ajang-sar-internasional</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta &mdash; Basarnas menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Artha Bravo Kreasindo dan PT Samson Tiara pada Selasa (12/5).</p>
<p>Kerja sama tersebut mencakup penyelenggaraan Indonesia International Search and Rescue Exhibition, Forum, and Challenge 2026 serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia pencarian dan pertolongan.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_20203104611780990995228.jpg"></p>
<p>Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata penguatan kolaborasi dan sinergi antara Basarnas dengan mitra strategis dari unsur dunia usaha maupun pemangku kepentingan lainnya.</p>
<p>&ldquo;Kolaborasi ini menjadi sangat penting dalam mendukung terwujudnya penyelenggaraan pencarian dan pertolongan di Indonesia yang semakin profesional, modern, dan berstandar internasional,&rdquo; ujarnya.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_88311314921780991005434.jpg"></p>
<p>Kegiatan Indonesia International Search and Rescue Exhibition, Forum, and Challenge 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 diharapkan menjadi ajang strategis bertaraf internasional yang menampilkan perkembangan teknologi dan inovasi di bidang SAR, sekaligus forum pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan penguatan jejaring kerja sama nasional maupun internasional.</p>
<p>Selain itu, kerja sama pengembangan kompetensi SDM SAR dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan tersedianya personel pencarian dan pertolongan yang profesional, kompeten, dan berdaya saing melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan kapasitas lainnya.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_26496762431780991018220.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14079</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:16:18 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Bappenas Berkomitmen Dukung Penguatan Basarnas sebagai Strategic Capability Nasional]]></title>
                <link>https://basarnas.go.id/berita/bappenas-berkomitmen-dukung-penguatan-basarnas-sebagai-strategic-capability-nasional</link>
                <description><![CDATA[<p>Jakarta - Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard melaksanakan kunjungan ke Basarnas, Selasa (12/5/2026). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Kegiatan Sarasehan "Penguatan Basarnas dalam Sistem SAR Nasional" pada 12 Februari 2026 dan audiensi Kepala Basarnas kepada Menteri PPN/Bappenas pada 2 April 2026 lalu. Dalam kegiatan tersebut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas SAR Nasional di tengah tingginya risiko kedaruratan dan kebencanaan di Indonesia.</p>
<p>Basarnas juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi personel dan memperkuat Potensi SAR melalui pembinaan masyarakat serta kolaborasi lintas sektor.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_29785959911780987681225.jpg"></p>
<p>Wakil Menteri PPN/Bappenas menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan hak dasar yang harus dijamin oleh negara, dan Basarnas merupakan ujung tombak yang harus mendapat perhatian dan dukungan penuh. Bappenas berkomitmen mendukung penguatan Basarnas sebagai strategic capability nasional melalui perencanaan jangka panjang, penguatan sarana-prasarana, serta pengembangan skema pendanaan yang berkelanjutan.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_92844833921780987705856.jpg"></p>
<p>Diskusi juga menyoroti pentingnya pembangunan capability base SAR sesuai karakteristik wilayah dan sektor strategis, seperti kawasan urban, wisata air, oil and gas, pelabuhan, bandara dan wilayah dengan tingkat risiko tinggi.</p>
<p>Melalui sinergi lintas kementerian/lembaga dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Basarnas terus berupaya mewujudkan layanan SAR yang profesional, modern, teruji, dan siap menghadapi berbagai tantangan kedaruratan demi keselamatan masyarakat Indonesia.</p>
<p><img src="https://www.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_12734964831780987713623.jpg"></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Natasya K. <natasya.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://basarnas.go.id/14078</guid>
                <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:02:24 +0700</pubDate>
                            </item>
            </channel>
</rss>
