JAKARTA -- Selama sepekan sudah Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) memberikan Diklat Dasar SAR kepada Tim rescue Badan Penanggulangan Bencara (BAGUNA) yang merupakan kader dari partai PDI Perjuangan (PDIP).
Bertempat di Buperta Cibubur (23/11) pukul 12.00 wib kegiatan Diklat Dasar SAR tersebut resmi ditutup oleh Megawati selaku Ketua Umum Partai PDIP. Upacara penutupan ini dihadiri juga oleh M. Syaugi selaku Kabasarnas didampingi seluruh pejabat dan staf dilingkungan Basarnas serta Menteri Pekerjaan Umum dan Djarot Syaiful Hidayat selaku Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Penutupan Diklat Dasar SAR Tim Rescue Baguna PDIP diawali dengan demonstrasi pertolongan dan pencarian korban banjir yang melibatkan seluruh Tim Rescue Baguna PDIP, seluruh personil mampu menjalankan peran dan fungsinya dalam misi pencarian dan pertolongan dan menggunakan alat-alat pendukung operasi seperti perahu karet, kendaraan amphibi dan alat lainnya dalam mencari dan menolong korban bencana.
Menurut Megawati, sudah 12 tahun Baguna terbentuk dan banyak operasi pencarian dan pertolongan yang sudah dilakukan, salah satunya di Aceh saat terjadi tsunami. "Partai politik harus memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusian, dan satu-satunya partai yg memiliki tim rescue secara serius adalah PDIP,” tegas Megawati. Beliau juga menghaturkan terima kasih atas kerja sama PDIP dengan Basarnas, karena kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari dedikasi kepada bangsa dan negara.
"Kehadiran Basarnas sangat penting, sehingga PDIP mendukung dengan sangat tugas dari Basarnas dengan cara mengadakan pelatihan bersama ini" jelas Megawati diakhir pidatonya. (Put)
