Basarnas Beri Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Pegawai, Wujudkan Layanan SAR Ramah Masyarakat Tuli

Jakarta– Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bekerja sama dengan Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) memberikan pelatihan bahasa isyarat kepada pegawai, Selasa (14/07/2026).

Pelatihan yang digelar selama lima hari ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Basarnas sebagai petugas pelayanan publik yang inklusif dan ramah disabilitas, terutama saat menghadapi situasi gawat darurat.

Peserta mempelajari konsep dasar disabilitas khususnya teman Tuli, pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), pembelajaran isyarat abjad dari A hingga Z, kosakata dasar sehari-hari, serta berbagai istilah yang relevan dalam pelayanan publik dan penanganan pertolongan saat terjadi bencana. Pelatihan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga diisi dengan simulasi penanganan pertolongan dan evakuasi bersama warga Tuli.

Pelatihan bahasa isyarat bukan sekadar belajar komunikasi tetapi merupakan langkah nyata untuk membangun masyarakat inklusif. Melalui pelatihan ini, Basarnas berharap akses masyarakat Tuli terhadap layanan pencarian dan pertolongan, termasuk dalam situasi membahayakan dapat semakin terbuka. Sehingga prinsip pelayanan publik yang inklusif dan setara dapat terwujud secara nyata di Indonesia.