Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


TIM SAR LAKUKAN PENJEMPUTAN 5 ABK KM EKA JAYA 1 YANG DISELAMATKAN OLEH KAPAL BERBENDERA LUXEMBOURG


BENOA --- Tim SAR gabungan melakukan intercept dengan Kapal MV Devon Express di Perairan Pelabuhan Benoa, Minggu (8/8/2021). Kapal berbendera Luxembourg dengan rute Singapura tujuan Australia tersebut membawa 5 orang ABK (nelayan) KM Eka Jaya 1 yang kapalnya mengalami kecelakaan pada posisi 03°48'7.00"S - 110°24'2.00"E, Perairan Laut Jawa (sekitar Perairan Pangkalan Bun Kalimantan). 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima informasi tersebut pada Sabtu (7/8/2021) dari Basarnas Pusat sekitar pukul 10.40 Wita. Identitas kelima ABK atas nama Asep Sunandar asal Suka Bumi Muara Baru, Casmita Dari asal Karawang, Armin asal Cipinang Jaktim, Sutarno asal Eretan dan Eko Purnomo asal Kerawang. 

Menurut kronologis awal yang diinformasikan kepada Basarnas Bali bahwa KM Eka Jaya 1 brangkat melaut dari Muara Angke pada Kamis (29/7/2021) menuju perairan laut Jawa. Saat mengalami kecelakaan para ABK diselamatkan oleh Kapal MV Devon Express pada hari Sabtu (7/8/2021). "Dari nelayan yang kita evakuasi masalah jumlah keseluruhan ABK di KM Eka Jaya 1 pastinya tidak bisa memastikan, karena informasi yang diterima di Basarnas Bali itu 5 orang dalam kondisi selamat, dan informasi dari nelayan yang kita tanya mereka berangkat dari Muara Angke," ungkap Anak Agunga Alit Supartana, S.Pd. selalu Kepala Seksi Operasi dan kesiapsiagaan Basarnas Bali. 

Tim SAR gabungan bergerak kurang lebih pukul 03.30 Wita menuju titik intercept dengan mengerahkan 2 unit RIB dari Basarnas Bali dan Polair Polda Bali. Dimana lokasinya berjarak 2 Nm heading 108.6° dari pelabuhan Benoa Bali. "Ada sedikit hambatan karena cuaca angin kencang alun begitu lumayan, namun karena koordinasi dan komunikasi antara tim rescuer kami dan tim yang berada di Devon Express evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar," terangnya. 

Pada pukul 04.50 Wita intercept selesai dilaksanakan dan seluruh ABK dalam keadaan sehat, selanjutnya diserahkan kepada agen kapal dan Satgas Covid pelabuhan Benoa. Selama proses evakuasi turut melibatkan unsur SAR sari Basarnas Bali, Pol Air Mabes Polri, Pol Air polda Bali, Lanal Denpasar, KSOP Benoa, SROP Benoa, KKP Pelabuhan Benoa dan Agen Kapal MV Devon Expres. (ay/hmsdps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : Daru Nugroho
8 August 19:00 WIB