Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN BALITA YANG TENGGELAM DI KALI MOOKERVART DALAM KEADAAN MENINGGAL DUNIA


Jakarta - Tim SAR gabungan jumat (9/10) pagi tadi menemukan seorang balita yang tenggelam di Kali Mookervart, Duri Kosambi, Jakarta Barat, dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan pada pukul 07.45 WIB oleh tim SAR gabungan di bawah jembatan Pelangi, kurang lebih pada radius 500 meter dari lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka yang tidak jauh dari lokasi kejadian tepatnya di Jalan Duri Kosambi RT 01/ RW 014, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. "Dari mulai kamis (8/10) malam kami sudah mulai melakukan pencarian terhadap korban hingga akhirnya pagi tadi kita temukan korban dalam keadaan meninggal dunia." ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Beliau juga mengatakan bahwa korban ditemukan mengapung di pinggiran kali Mookervart dan dievakuasi oleh tim yang melakukan pencarian secara visual atas laporan dari warga masyarakat. Korban yang bernama Albi (4) tenggelam pada kamis (8/10) di Kali Mookervart sekitar pukul 19.00 WIB. Diketahui korban pada saat itu sedang disuapi oleh ibunya di pinggir kali tersebut, kemudian korban berlarian hingga akhirnya terpeleset ke dalam kali tersebut. Ibu korban kemudian berusaha untuk menolong korban, namun naas korban tidak lagi dapat terjangkau karena terseret arus dan tenggelam. Personil SAR gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Cengkareng, Koramil Cengkareng, Damkar Jakarta Barat, Kelurahan Duri Kosambi, Satpol PP Kel.Duri Kosambi, PPSU DKI Jakarta, Potsar Kedoya Raya, CAT rescue, Dompet Dhuafa, SAR MTA, dan Keluarga Korban. Sebelumnya dari mulai malam hingga pagi tadi tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi area pencarian menjadi 2 (dua) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang Kali Mookervart dengan radius 1 KM dari lokasi kejadian, kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat hingga radius 1 KM dari lokasi kejadian. "Kami mewakili pemerintah mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga dan ucapan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah melakukan upaya pencarian terhadap korban hingga akhirnya ditemukan." tutup Hendra.

 

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
9 October 8:15 WIB