Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


TIM SAR EVAKUASI SEORANG WARGA BESAKIH KAWAN YANG ALAMI GANGGUAN JIWA


KARANGASEM - Tim SAR gabungan mengevakuasi 1 warga Besakih Kawan yang alami gangguan jiwa, Sabtu (9/12). Seperti diketahui bahwa Besakih termasuk dalan Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3 Gunung Api Agung, dengan radius berkisar kurang dari 6 KM dari puncak Gunung Agung.

Laporan permintaan evakuasi tersebut diterima tim di Pos Aju Rendang sekitar pukul 09.30 Wita. Wayan Widia, Kepala Dusun sebagai pelapor mengatakan bahwa ada 3 warganya alami gangguan jiwa dan perlu dievakuasi, dua diantaranya merupakan saudara. "Dua ini saudaraan, sementara satu lainnya bukan," ungkapnya.

Tim SAR menggerakan 1 unit ambulance dari Puskesmas Rendang, dan 1 unit ambulance PMI. Pada pukul 11.15 Wita 1 orang atas nama Wayan Sudana (L/30) telah dievakuasi menuju RS Jiwa Bangli, namun saudaranya tidak mau dievakuasi karena takut melihat banyak orang. Sementara 1 orang lainnya tidak jadi dievakuasi, dengan alasan sudah diobati oleh "orang pintar".

Dalam upaya evakuasi warga yang alami gangguan jiwa, sangat diperlukan pendampingan dari pihak keluarga, selain itu juga harus ada tenaga medis. Kepala Kantor Pencaraian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas), Ketut Gede Ardana, S.E. mengutarakan kekhawatirannya. "Masih ada permintaan evakuasi di KRB 3, berarti tak menutup kemungkinan masih ada warga yang tinggal di sana, nyawa mereka terancam jika nanti Gunung Agung erupsi dan dampaknya hingga radius tersebut," ungkapnya. Ia mengharapkan warga bersabar menghadapi bencana ini dan mengikuti setiap anjuran dari pemerintah. "Hari ini kembali terjadi letusan asap bercampur abu, pagi tadi itu terlihat dari pos aju Les, dan beberapa kali hembusan. Kapan saja bisa erupsi, kami tidak menakut-nakuti tapi warga harus waspada, jika terpaksa tinggal di KRB mereka wajib persiapkan langkah evakuasi mandiri, pelajari jalur evakuasinya," jelasnya.

Berdasarkan hasil pengamatan dari PVMBG dalam periode Sabtu (9/12/2017) pukul 00.00 Wita hingga 06.00 Wita, terpantau kegempaan letusan 6 kali terjadi, hembusan 3 kali, low frekuensi 5 kali, low frekuensi 5 kali, vulkanik dalam 5 kali, vulkanik dangkal 2 kali, tektonik lokal 1 kali dan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo1-2 mm (dominan 2 mm). Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 1000-2000 m di atas puncak kawah mengarah ke barat laut. Sempat teramati Sinar api dari kawah puncak Gunung Agung di Pos Rendang. Dalam perkembangannya hingga pukul 12.00 Wita terpantau kegempaan yakni letusan 2 kali dengan tinggi 2000 m dan warna asap kelabu, hembusan 15 kali, low frekuensi 4 kali, vulkanik dangkal 1 kali, tektonik jauh 1 kali dan tremor menerus amplitudo 1 - 5 mm, durasi 3 mm. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 500-2000 m di atas puncak kawah. Arah asap condong ke barat laut. (ay/ hms dps)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia , Bencana Nasional .
Pengunggah : dimas
9 December 17:25 WIB