Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


Percepat Response Time Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan, Basarnas Sosialisasikan Sistem Deteksi Dini


Dumai -  Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)  mengadakan giat sosialisasi sistem deteksi dini salah satunya di daerah Dumai wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru, Rabu, (29/06/2022). Kegiatan bertempat di Hotel Grand Zuri yang dihadiri oleh tamu undangan dari intansi Pemerintah maupun swasta serta perusahaan pelayaran.
Basarnas telah membangun dan mengelola sistem deteksi dini berbasis satelit yang mampu menentukan lokasi dan mendistribusikan informasi distress alert ke pihak-pihak terkait baik di dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu sesuai amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa negara Kesatuan Republik Indonesia bertanggungjawab melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan tujuan untuk memberikan perlindungan terhadap hidup dan kehidupannya termasuk perlindungan dari kecelakaan, bencana dan kondisi membahayakan manusia melalui pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, aman terpadu dan terkoordinasi oleh semua komponen bangsa.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru I Nyoman Sidakarya, S.H. saat membuka kegiatan mengatakan,  “Pelaksanaan sosialisasi ini sangat penting sebagai wujud keseriusan Pemerintah khususnya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan terutama di wilayah Provinsi Riau dalam rangka memberikan respon cepat dalam setiap kecelakaan yang terjadi baik pelayaran dan atau penerbangan."

Sementara itu, Anggit Mulyo Satoto, S.S., M.M. selaku Kepala Sub Direktorat Penyiapan Dukungan Komunikasi dan Sertifikasi, Direktorat Sistem Komunikasi Basarnas mengatakan maksud dan tujuan sosialisasi sistem deteksi dini ini adalah memberikan gambaran sistem deteksi dini yang dimiliki Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
“Saya mengajak semua komponen yang mempunyai radio beacon agar meregistrasikan radio beaconnya ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dengan meregistrasikan radio beacon secara tidak langsung memberikan data dukung dalam peningkatan respon time, dimana respon time merupakan hal yang sangat penting dalam usaha pencarian dan pertolongan," Ucapnya saat membacakan sambutan Direktur Komunikasi Basarnas.
(Hms/Koeh)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Albert
29 June 18:00 WIB