Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


KUNJUNGAN KERJA DIREKTUR SARANA DAN PRASARANA KE BALI


BADUNG --- Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Pertama TNI Agus Sudarmanto, S.E., M.Sc. melaksanakan kunjungan kerja ke Bali, Rabu (23/6/2021). Mengawalinya kunjungan kerja kali ini, ia bertandang ke hanggar heli SAR yang berlokasi di Kelan, Jimbaran. Selanjutnya tim langsung menuju Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Sebelum melakukan tatap muka dengan seluruh pegawai, Direktur Sarana dan Prasarana berkeliling melihat kesiapan Alut serta peralatan SAR yang berada di selter dan gudang. 

Acara dibuka dengan sambutan sekaligus pemaparan dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada, S.E., M.A.P. Paparan singkat tersebut menjelaskan secara garis besar tentang wilayah kerja, lokasi Pos SAR dan Unit Siaga SAR dan juga Alut yang dimiliki juga permasalahan yang ada. Menurut Darmada Bali memiliki cakupan wilayah yang tidak terlalu luas dan diuntungkan dengan adanya 9 titik repeater, sehingga dapat mempermudah komunikasi yang menjangkau seluruh wilayah Bali. Sarana dan prasarana di masing-masing Pos SAR sangatlah memadai. "Di setiap pos SAR sudah memiliki selter penempatan kendaraan SAR dengan lahan yang rata-rata lebih luas dibandingkan dengan kantor di sini, " ungkapnya. Kondisi KN SAR Arjuna 229 yang sandar di Pelabuhan Pasir, Benoa juga dijelaskan dalam paparan tersebut. 

Marsekal Pertama TNI Agus Sudarmanto, S.E., M.Sc. menanggapi positif dari hasil paparan dan berterimakasih atas upaya-upaya yang telah dilakukan untuk menjaga keberadaan Alut di Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi dalam penyelesaian segala urusan sebagai kuncinya. Disamping itu diingatkan agar tidak segan-segan berkoordinasi dengan Basarnas Pusat apabila menemui kendala dalam pelaksanaan di daerah, agar tidak terjadi permasalahan yang berdampak fatal. "Jika menemui permasalahan dan tidak begitu paham, lebih baik melaporkan sehingga nantinya pusat bisa ambil keputusan tindakan selanjutnya," tuturnya. Di akhir arahannya, ia mengingatkan pentingnya membuat checklist pekerjaan dan peralatan serta melakukan pengawasan serius apabila ada perbaikan Alut. 

Kunjungan kerja dilanjutkan ke Pelabuhan Benoa untuk memeriksa kesiapan KN SAR Arjuna 229. Dimana peranan Alut ini amatlah krusial dalam misi operasi SAR di perairan sekitar wilayah kerja di Bali. (ay/ hms DPS)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Agenda Pusat .
Pengunggah : Daru Nugroho
23 June 16:00 WIB