Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


Kabasarnas Resmikan Operasional KN SAR 249 Permadi 


Surabaya – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi meresmikan operasional Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (24/6/2021).
Acara peresmian ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, beserta jajaran Forkompimda Jawa Timur, diantaranya Perwakilan Kodam V Brawijaya, Polda Jatim, Koarmada II, Puspenerbal, Pasmar II, Dirut PT Pelindo III (Persero), Danlantamal V, Wakil Walikota Surabaya, Kepala Kantor Distrik Navigasi, Danlanud Moeljono, beserta sejumlah undangan lainnya.
“Orientasi operasional KN SAR 249 Permadi ini menjadi salah satu alat utama Kantor SAR Surabaya, sehingga penyelenggaraan operasi pencarian dan Pertolongan (SAR) di wilayah perairan laut dapat terlaksana lebih cepat dan lebih optimal lagi,” kata Kabasarnas. 
Dijelaskan, Jawa Timur memiliki wilayah terluas di antara 6 provinsi di Pulau Jawa. Jawa Timur berbatasan langsung dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, serta Samudera Hindia di Selatan. Jawa Timur juga mencakup wilayah kepulauan, mulai Madura,  Bawean, Kangean, hingg agugusan pulau di Kepulauan Masalembu. 
Jawa Timur dengan Surabaya sebagai ibukota provinsi merupakan kota Metropolitan terbesar kedua setelah Jakarta. Kota yang terus bergerak, terus berkembang, dan sarat kesibukan. Masyarakat beraktifitas dengan intensitas tinggi menggunakan moda transportasi baik darat, laut, maupun udara. 
“Salah satu konsekuensi logis dari dinamika perkembangan masyarakat tersebut adalah kondisi kedaruratan, baik kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia,” tegas Kabasarnas.
Untuk itu, Kantor SAR Surabaya sebagai representasi BASARNAS di JawaTimur, siap memberikan pelayanan SAR kepada masyarakat sesuai dengan slogan BASARNAS, yaitu  Quick Response of Search and Rescue.
Dengan peresmian kapal ini, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasihnya. Hadirnya KN SAR 249 Permadi diharapkan menjadi penguat dalam melaksanakan pencarian dan pertolongan di wilayah Jawa Timur.
"Semuanya pada saat-saat tertentu harus dilakukan berbagai antisipasi. Mitigasi yang sudah terkonfirmasi ini harus dilakukan dengan kesiapsiagaan bersama. Jadi kami berharap kehadiran KN SAR 249 Permadi ini akan berseiring dengan ikhtiar kita semua untuk bisa mewujudkan zero victim," tegas Khofifah.


Sebagai informasi, BASARNAS baru saja menyelesaikan pembuatan 6 unit armada kapal baru. Spesifikasi kapal kelas 2 tipe kapal cepat tersebut terbuat dari aluminium dengan berat sekitar 1,188 ton, panjang 40 meter, lebar 7,80 meter, tinggi geladak utama 3,60 meter, serta memiliki kecepatan jelajah hingga 30 knot. 
Kapal tersebut menggunakan 3 mesin 1400 HP dengan endurance 60 jam dan daya jelajah 1200 NM. Pengadaan kapal yang dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR tersebut menggunakan anggaran multiyears dan dikerjakan oleh perusahaan dalam negeri. 4 kapal oleh PT Karimun Anugrah Sejati dan 2 unit lainnya oleh PT Palindo Marine. 
Penempatan 6 kapal tersebut, yaitu KN SAR 249 Permadi untuk Kantor SAR Surabaya, KN SAR 250 Puntadewa untuk Kantor SAR Maumere, KN SAR 251 Parikesit untuk Kantor SAR Mamuju, KN SAR 252 Seta untuk Kantor SAR Tarakan, KN SAR 247 Tetuka untuk Kantor SAR Banten dan KN SAR 248 Sanjaya 248 untuk Kantor SAR Medan.
Kabasarnas menjelaskan, nama Permadi diambil dari nama lain dari Arjuna, anggota ketiga dari Pandawa Lima. Permadi adalah ksatria yang memiliki watak atau karakteristik yang cerdik, pandai, pendiam, teliti, sopan santun, berani, dan suka melindungi yang lemah. 
“Dengan hadirnya kapal ini, saya berharap Kantor SAR Surabaya semakin sinergi dan solid dengan Potensi SAR yang ada di Jawa Timur sehingga penyelenggaraan SAR dapat berjalan lebih efektif dan efisien serta berimplikasi positif pada pembangunan di daerah Jawa Timur,” pungkasnya. (hms sby)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Agenda Pusat .
Pengunggah : Daru Nugroho
24 June 15:00 WIB