Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


JUKUNG TERHANTAM OMBAK, SEORANG NELAYAN DITEMUKAN SELAMAT


BULELENG --- Seorang nelayan asal Desa Kalibukbuk Kabupaten Buleleng dikabarkan belum kembali dari melaut sejak Selasa (6/4/2021) pagi. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapatkan laporan dari Agus Dharma Wijaya (BPBD Buleleng) keesokan harinya sekitar pukul 05.05 Wita. "Benar telah diterima laporan pagi tadi, bahwa seorang nelayan melaut dari kemarin pukul 04.00 Wita dan biasanya sudah kembali sekitar pukul 18.00 Wita, selanjutnya kami kerahkan tim dari Pos SAR Buleleng berjumlah 9 orang," ungkap Gede Darmada, S.E., M.A.P., selaku Kepala Kantor Basarnas Bali.

Berdasarkan laporan diketahui identitasnya atas nama Putu Tirtayasa (44). Ia melaut dengan menggunakan jukung menuju perairan Sangsit Kabupaten Buleleng.

Tiga orang personil dari tim SAR gabungan menuju lokasi area pencarian kurang lebih pukul 06.15 Wita dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pelabuhan Celukan Bawang. Sementara itu beberapa personil lainnya berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur SAR terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan pergerakan SRU lainnya dalam upaya pencarian.

Akhirnya pada pukul 08.20 Wita diperoleh informasi bahwa target telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan yang melaut dengan jukung. "Putu Tirtayasa ditemukan pada pukul 08.15 Wita oleh jukung nelayan di Perairan Air Sanih posisi kisaran 10 Nm dari bibir pantai," ungkap Darmada. Menurut keterangannya, jukung yang digunakan melaut terhempas ombak dan terbalik. Beruntung ia berhasil bertahan semalaman dengan mengapung-apung di atas jukung yang terbalik. Pada pukul 09.43 Wita target sudah tiba di pantai Kalibubuk.

Selain dari Basarnas Bali, unsur SAR lainnya yang terlibat dalam operasi SAR diantaranya TNI AL, Dinas Perikanan, Bhabinkamtibmas,  BPBD Buleleng, Polsek Kota Singaraja, potensi SAR Radio 115, pihak keluarga dan nelayan setempat. (ay/ hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Daru Nugroho
6 April 16:00 WIB