Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


Hari Kedua Pencarian ABK KM Bahagia Natuna Masih Nihil


Natuna - (8/1/2023) Seorang ABK Kapal KM Bahagia Natuna warga Kecamatan Meral Kabupaten Karimun bernama Raden Bambang Firman Alamasyah (18) yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Natuna masih dalam upaya pencarian Tim SAR Gabungan.

Tiba di lokasi, tim SAR Gabungan Basarnas bersama KM Bahagia Natuna langsung melakukan penyisiran pada koordinat yang telah di tentukan dengan luas area pencarian mencapai 90 Nm persegi. Upaya pencarian Tim SAR Gabungan dengan menggunakan KN SAR Sasikirana dihadapkan gelombang berkisar 2-4 meter, cuaca dan jarak pandang cukup untuk dilakukannya pencarian. Hingga pada pukul 19.00 wib hasil penyisiran masih nihil dan memutuskan bertolak kembali ke Pelabuhan Penagi Natuna. Sementara upaya koordinasi tetap di lakukan bersama dengan HNSI Kab Natuna melalui Radio dan pihak TNI/POLRI mengingat lokasi menjadi tempat sebagian dari Nelayan Natuna untuk mencari Ikan.


Dari hasil koordinasi Tim SAR Gabungan dengan Kapten Kapten KM Bahagia Natuna diketahui bahwa titik lokasi jatuh korban dan waktunya hanya perkiraan, sehingga dengan perhitungan arah arus dan gelombang mencoba melakukan pencarian dibeberapa titik maping yang telah ditentukan namun belum membuahkan hasil.

Kantor SAR Natuna juga terus berkordinasi dengan seluruh Kapal melalui Stasiun Radio Operasi Pantai ( SROP), Bakamla, TNI/POLRI, dan Himpunan Nelayan Natuna melalui Surat Pemapelan (Maklumat Pelayaran). Apabila menemukan tanda-tanda adanya penemuan korban dapat menghubungi Kantor SAR Natuna.

Kepala Kantor SAR Natuna, Mexianus Bekabel mengatakan dengan kejadian tersebut, dimana saat ini wilayah Kerja Kantor SAR Natuna menangani dua Operasi SAR orang hilang di Laut.

"Kami berharap pengguna jasa pelayaran atau masyarakat yang akan bekerja melaut untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas tersebut terkait data dan kondisi cuaca yang buruk. Sehingga dapat mengurangi resiko kecealakan Laut maupun Kondisi membahayakan Manusia lainnya," jelasnya. (Nv)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : Nisa
8 January 20:00 WIB