Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN LOTIM MENDAPAT PELATIHAN WATER RESCUE


LOMBOK TIMUR – Minggu (29/1) Sebanyak 20 siswa-siswi SMAN 1 Sambelia yang tergabung dalam gerakan Pramuka Gugus Depan Lombok Timur, mendapatkan pelatihan teknik pertongan di air (Water Recue) di Pos SAR Kayangan Lombok Timur.Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari (27 s.d 29 Februari 2017) ini, merupakan merupakan rangkaian dari pendidikan  dan latihan dasar Satgas SMAN 1 Sambelia Pringgabaya - Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Pos SAR Kayangan dan sekitar perairan Pantai Kayanagan Lombok Timur.Dalam pelakasanaan pelatihan, Koordinator Pos SAR Kayanagan, Putu Arga Sujarwadi, SH memaparkan materi yang diberikan berupa teori kelas dan   praktik lapangan yang mendasar meliputi, pengenalan sejarah SAR, Medical first Resfonder (MFR) yang meliputi, penilaian dini, penilaian fisik, sumbatan jalan nafas dan pemriksaan korban.Sementara untuk pelaksanaan materi Water Rescue tingkat dasar, para peserta diajarkan tentang olah gerak perahu karet dan teknik (RTRGT) yaitu REACH/meraih korban, THROW/melempar atau memberikan alat apung dsb kepada korban, ROW/mendayung mendekati korban dengan peralatan misalnya perahu karet, GO/pergi menjangkau korban jika tidak ada pilhan terakhir, dan TO/Carrry  yaitu langkah yang paling beresiko bagi penolong karena kontak langsung dengan korban. Ahmad Nardi, S.Pd selaku Kepala Sekeloh SMAN 1 Sambelia dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan yang dilaksanakan pada (27/1) di Halaman Pos SAR Kayangan, berharap kedepannya pelatihan SAR ini dilakukan secara berkesinambungan atau dimasukan dalam kurikulum ekstrakurikuler, mengingat di lingkungan SMAN 1 Sambelia dan sekitarnya rawan terhadap bencana banjir. “paling tidak mereka dapat menyelamatkan diri sendiri sebelum menolong orang lain”. Harapnya.Ahmad Nardi juga berharap setelah pelatihan ini, agar anak didiknya mendapatkan tanda pengenal telah mengikuti pelatihan SAR atau seragam Potensi SAR dari pihak Basarnas Kantor SAR Mataram, yang merupakan Lembaga yang mempunyai legalitas tentang pembinaan Potensi SAR.Ditempat yang berbeda Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH, S.IP, MM dalam setiap arahannya, sangat mengapresiasi jika ada organisasi-organisasi baik dari pelajar dan masyarakat penggiat SAR ingin melakukan pelatihan SAR atau latihan bersama. Namun demikian Kakansar juga berharap pelatihan bukan hanya sekedar menerima materi atau ilmunya saja tetapi harus dapat dipertanggung jawabkan kedepannya. “orang-orang yang kita latih harus siap menjadi Potensi SAR jika sewaktu-waktu dibutuhkan, ini bukan untuk kepentingan organisasi tetapi untuk kepentingan bersama” tambahnya. (cak/hms).



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
29 January 17:45 WIB