Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


Basarnas Sulsel Adakan Rapat Koordinasi SAR Daerah


Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulsel menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah pada tanggal 10 Maret 2021. Dengan tema Melalui Rapat Koordinasi Sar Daerah (Rakorsarda) Kita Tingkatkan Kesiapsiagaan Sar Dalam Menghadapi Bencana Hydrometeorologi Tahun 2021 

Hadir dalam Rakorsarda tersebut antara lain Walikota Makassar, Wakil Bupati Selayar, Kodam XIV Hasanuddin, Polda Sulsel, Koops AU II Makassar, Lantamal VI Makassar, Lanud Sultan Hasanuddin, Polrestabes Makassar, Kodim 1408/BS, Pertamina, KSOP, Batalyon Komando 466 Paskhas,  Kepala BPBD Prov. Sulawesi Selatan, BPBD Kota Makassar, Angkasa Pura I Makassar, Matsc, Kepala BMKG Makassar, Politeknik AMI Veteran Makassar. 

Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi mengatakan harapannya bahwa dengan adanya rapat koordinasi sar daerah ini akan semakin meningkatkan koordinasi dan sinergisitas antara Basarnas dengan Potensi SAR. 

"Dengan adanya Rakorsarda ini, maka akan terbentuklah satu persepsi saat penyelenggaraan operasi sar terjadi, karena tanpa kerjasama yang baik dalam pelaksanaan operasi sar maka keberhasilan operasi sar dipastikan tidak berjalan dengan baik pula," jelasnya. 

Basarnas Sulsel memiliki wilayah kerja yang cukup luas dengan jarak tempuh yang cukup jauh, dan juga tingkat kesadaran masyarakat untuk waspada masih terbilang cukup rendah, karenanya dalam pelaksanaan operasi sar tidak bisa terlepas dari potensi sar.    

“Dengan pelibatan potensi sar dan masyarakat inilah maka Basarnas dapat mengoptimalkan layanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, karena tidak dipungkiri bahwa informasi mengenai kecelakaan ataupun kondisi yang membahayakan jiwa manusia, kami terima dari potensi sar, masyarakat bahkan termasuk juga dari rekan media,”ujar Djunaidi. 

Sementara itu, Direktur Operasi dan Latihan, Rasman Ms menyatakan bahwa sesuai dengan amanah Undang – Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, maka Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya tidak dapat bekerja sendiri. 

"Basarnas tidak dapat bekerja sendiri, namun dengan dukungan dari segenap potensi sar baik yang berasal dari TNI/Polri, Instansi Sipil, swasta mapun organisasi masyarakat, maka operasi sar akan terlaksana dengan baik, maka dari itu perlu dilaksanakan rapat koordinasi seperti ini," kata Rasman. 

Menjadi sebuah harapan besar bagi Basarnas Sulsel dengan terlaksananya Rapat koordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah (rakorsarda) ini akan memberikan dampak baik bagi seluruh instansi sehingga bisa meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan kapal, kecelakaan penerbangan, kondisi membahayakan jiwa manusia dan juga bencana alam yang terjadi di Sulawesi Selatan. 

Dalam kegiatan rakorsarda ini pula, Walikota Makassar, Danny Pomanto mendapatkan brevet rescuer sebagai tanda penghormatan.



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : makassaradmin
10 March 20:05 WIB