Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


BASARNAS DIPERCAYA SEBAGAI SALAH SATU NARA SUMBER DALAM PEMBAHASAN PPLN DI INDONESIA


BALI---Direktur Operasi dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Brigjen TNI (Mar) Rasman M. Tr. menghadiri Rapat Kelompok Kerja Nasional Capacity Building Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri SATGAS PPLN selaku nara sumber. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Polhukam Republik Indonesia akan berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 18 Juni 2021, bertempat di Hotel Conrad Bali. 

Beberapa Kementerian dan Lembaga terlibat dalam SATGAS PPLN, dimana memiliki latar belakang pengetahuan dan pemahaman terkait penanganan pengungsi yang berbeda. Tujuan dari Capacity Building kali ini diharapkan dapat menyeragamkan pemahaman antar anggota SATGAS dalam penanganan pengungsi luar negeri serta untuk mencari permasalahan yang dialami. 

Pada kesempatan tersebut Brigjen TNI (Mar) Rasman M. Tr. menyampaikan hal terkait tindak lanjut Peraturan Kepala Basarnas Nomor 9 Tahun 2018. Dalam peraturan itu menekankan tentang penanganan penemuan pengungsi dari luar negeri dalam keadaan darurat di perairan wilayah Indonesia. Munculnya penataan melalui regulasi dilatarbelakangi oleh adanya PERPRES Nomor 125 Tahun 2016. 

Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam panel, diantaranya asas penyelenggaran SAR berdasarkan UU No 29 tahun 2014 pasal 3 terkait PPLN yakni kemanusian dan nondiskriminatif, peta kejadian PPLN yang dilakukan oleh tim SAR gabungan mulai dari tahun 2009 hingga 2021, tugas dan tanggungjawab PPLN masuk di dalam kecelakaan kapal,  penanganan kejadian kapal tenggelam, terbakar, kandas dan tabrakan maka harus diberikan pertolongan berupa evakuasi ke kapal penyelamat dibawa ke darat untuk penanganan lebih lanjut oleh instansi lain dan tetap dikoordinasikan ke Kemenkumham, apabila Kapal dalam keadaan mati mesin ataupun kehabisan BBM dan logistik serta bantuan medis maka akan diberikan pertolongan untuk selanjutnya kembali ke negara tujuan. Ia juga menyampaikan bahwa Basarnas telah melakukan uji Peraturan Kepala Basarnas Nomor 9 Tahun 2018 dengan latihan di beberapa Kantor SAR meliputi Aceh, Banten, Kupang, Mataram dan Palembang. (ay/ hmsdps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Daru Nugroho
15 June 16:00 WIB