Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


1 orang pemancing hilang di perairan Palawa, Kab. Parimo


Parigi-Seorang nelayan kembali dilaporkan hilang  pada Senin (30/11) pukul 10.00 wita di perairan desa Pelawa Induk, Kec. Pelawa, Kab. Parigi Moutong. Korban bernama Ais (43 thn) dan merupakan warga desa Pelawa Induk, Kec. Pelawa, Kab. Parimo.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pelapor yang juga merupakan istri korban yakni pada Sabtu (28/11) sekitar pukul 16.00 wita korban pergi melaut ke arah Lebo kemudian  pada pukul 04.00 wita subuh korban bergeser ke pantai Pelawa Induk, paginya istri korban datang ke pantai dengan tujuan menjemput suaminya, perahu korban  berada di pinggir pantai, sang istri kemudian berteriak memanggil suaminya karena ia beranggapan jika suaminya sedang tertidur di dalam perahunya. Karena suaminya tidak merespon teriakannya iapun merasa cemas dan meminta bantuan ke warga untuk membangunkan suaminya.

Namun, setelah warga mendekati perahu ternyata suaminya tidak berada di perahunya. Peralatan mancing juga masih lengkap, perahu dalam posisi di jangkar dan senter korban ditemukan masih menyalah di perahu. Di duga korban terjatuh. Sementara itu istri korban menuturkan jika korban tidak ada riwayat penyakit. Namun, dari penulusuran ke warga dan keluarga korban sering mengalami sesak nafas.

Menindak lanjuti laporan tersebut Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes telah menggerakkan 1 (satu) tim rescue Pos SAR Parigi untuk melakukan pencarian. "1 tim rescue sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian yang dibantu oleh potensi SAR dan masyarakat setempat.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang sering beraktifitas di lautan agar lebih berhati-hati mengingat cuaca akhir-akhir ini tidak bersahabat. Sebelum turun melaut agar memperhatikan kondisi cuaca, ketika cuaca tidak bagus agar menunda aktifitasnya di laut dan menunggu kondisi cuaca normal baru kembali turun melaut, tuturnya.

Turut serta dalam pencarian Polairud Patimo, Pol AL, SAR Songulara, Bpbd Parimo,Babinsa dan masyarakat setempat.



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Recylia
30 November 15:33 WIB