43 JAM HILANG DI GUNUNG GEDE YUSUP DITEMUKAN SELAMAT

SUKABUMI – Basarnas Pos SAR Sukabumi bersama dengan potensi yang terlibat berhasil menemukan Yusup Iskandar (40), Selasa (12/9/17). Yusup merupakan pendaki yang hilang di sekitar Curug Ciheulang, Gunung Gede Pangrango, Desa Pasir Datar Indah, Kabupaten Sukabumi. Yusup ditemukan selamat di aliran Sungai Ciheulang oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 10.10 WIB atau sekitar 43 jam sejak pertama kali dinyatakan hilang. Yusup hanya mengalami luka di kaki.

Tim SAR gabungan bersama-sama membawa Yusup ke basecamp terdekat dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Selanjutnya Yusup dibawa ke Rumah Sakit Beta Medika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sebelumnya diketahui bahwa Yusup bersama dengan 11 orang rekannya mendaki pada Sabtu (9/9). Keduabelas pendaki tersebut mulai mendaki pada pukul 07.00 WIB dan tiba di sekitar Curug Ciheulang sekitar pukul 14.00 WIB. Yusup dan 4 orang rekannya memutuskan untuk turun ke jurang tempat untuk mencapai Curug Ciheulang. Medan menuruni jurang tersebut cukup terjal dan licin sehingga kelimanya harus berpegangan dengan tali tambang sebagai pengaman. Tujuh orang lainnya bertahan di atas jurang dan menunggu. Satu jam kemudian Yusup dan keempat rekannya memutuskan untuk segera naik ke atas tebing kembali ke rekan-rekan mereka. Hanya empat orang yang berhasil sampai di atas tebing. Yusuf tak terlihat lagi setelah kejadian tersebut.

Sisa rombongan tersebut berusaha mencari Yusup. Sekitar pukul 23.20 WIB Ayi Abdul Fatah yang merupakan adik korban melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Pos SAR Sukabumi.

Tim rescue Basarnas Pos SAR Sukabumi berangkat ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan vertical rescue dan perbekalan pendakian serta peralatan pendukung lainnya. Tiba di lokasi Tim rescue Pos SAR Sukabumi bersama dengan terdiri dari Polhut TNGP, Panthera, Polsek Caringin, Koramil Caringin, Wanadri, PMI Kab.Sukabumi, Masyarakat Mitra Polhut, OCC serta ACT, Pramuka Peduli, BPBD Kab.Sukabumi, Mapalu, Aqua Rescue, SAR Khatulistiwa, RAPI, Cantigi, Montana, Kalibaru Respon Unit Bogor, Wanatara, Sekber Ciliwung Jakarta serta masyarakat setempat segera berkoordinasi untuk melakukan pencarian bersama.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian pada Senin (11/9) pukul 07.00 WIB dengan membagi 2 SRU (Search and Rescue UnitI).SRU I melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. SRU II melakukan penyisiran di sekitar Curug Ciheulang.  SRU I dan SRU II diakhir hari bergabung di punggungan atas curug dan membuat bivac untuk bermalam. Pencarian dihentikan sementara.

Pencarian hari kedua dilanjutkan pada Selasa (12/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB melanjutkan pencarian. SRU I yang terdiri dari 15 orang menyapu lokasi di sekitar curug dengan mencari jejak-jejak korban. SRU II yang terdiri dari 15 orang melakukan penyisiran ke curuk Ciheulang. Tujuh orang lainnya yang tergabung dalam tim SAR gabungan bertugas untuk menyuplai logistik tim pencari. Kerja keras dan semangat tim SAR gabungan membuahkan hasil di hari kedua pencarian. (NA)
 
 
INFORMASI PUBLIK
PEJABAT