DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


Tim SAR Kembali Mencari Syafii di Endapan Lumpur


Surabaya – Tim SAR gabungan kembali berupaya mencari keberadaan Syafii (35) karyawan sebuah pabrik sepatu di kecamatan Sukomanunggal Surabaya, pada Minggu (11/8) pagi. Syafii adalah korban dari jebolnya tanggul kolam endapan lumpur PT Sinar Suri.

KOmandan tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, JOhan Spatadi mengatakan, di hari kedua pencarian yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah ini, tim SAR gabungan mengerahkan tiga SRU (Search and Rescue Unit) untuk mencari keberadaan Syafii di endapan lumpur.

SRU pertama melanjutkan pembuatan akses untuk menjangkau lokasi korban dan tanggul penahan sementara agar lumpur tidak semakin meluber. SRU kedua menyem-protkan air ke endapan lumpur di sekitar lokasi korban dengan menggunakan air dari truk PMK dan Alkon.

SRU ketiga membuat jalur atau aliran untuk membuang endapan lumpur di sekitar lokasi diperkirakan korban berada, dengan tujuan agar korban mudah ditemukan. Selain itu, tim SAR juga berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Jawa Timur untuk mendatangkan alat berat berupa excavator untuk mendukung upaya pencarian.

"Meskipun berlangsung di tengah suasana perayaan Hari Raya Idul Adha, namun para personel tim SAR gabungan, khususnya para rescuer Kantor SAR Surabaya tetap semangat berupaya menemukan dan mengevakuasi korban," ujar Johan.

Upaya pencarian Syafii ini terkendala karena endapan di sekitar lokasi diperkirakan korban berada belum dapat dibuang. Hal ini berakibat kondisi di sekitar lokasi kejadian cukup labil dan membahayakan.

Sejumlah pihak ikut terlibat dalam upaya pencarian korban, diantaranya tim operasi Kantor SAR Surabaya, PMK Surabaya, Polsek Sukomanunggal, Koramil Sukomanunggal, Kasatgas dan Praja Sukomanunggal, Satpol PP kota Surabaya, Linmas kota Surabaya, TAGANA, RAPI, Rescue Baruna dan TGC Barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian hilangnya Syafii di endapan lumpur ini ber-mula saat tanggul kolam endapan lumpur milik PT Sinar Turi setebal 90 cm ini jebol, pada Sabtu (10/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya, material lumpur meluber dan menggenangi bangunan di sekitarnya.

Luberan lumpur ini juga menghantam dinding bagian belakang sebuah pabrik sepatu dan menghanyutkan satu orang karyawannya, yaitu Imam Syafii. Ada dua orang karyawan pabrik sepatu yang terjatuh ke aliran lumpur, namun keduanya berhasil menyelamatkan diri.

Sementara itu hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya untuk mencari keberadaan korban. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
11 August 8:05 WIB