Tim SAR Fokuskan Pencarian Watini di Waduk Pacal


Sidoarjo – Tim SAR gabungan kembali berupaya mencari Watini (52), warga desa Gondang yang tenggelam di Bengawan Solo, kecamatan Gondang, kabupaten Bojonegoro. Pada hari kedua ini, Senin (4/2), tim SAR memfokuskan pencarian di area waduk Pacal.

"Pencarian di waduk Pacal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa korban diperkirakan sudah terbawa arus sungai hingga ke area waduk. Hal ini mengingat sudah empat hari sejak hari kejadian korban tenggelam," ujar Imam Nahrowi, Komandan tim operasi Pos SAR Trenggalek.

Sebanyak dua SRU (Search and Rescue Unit) air dikerahkan untuk melakukan penyisiran di waduk Pacal dengan menggunakan perahu karet. Tidak hanya pemantauan di permukaan, SRU air juga melakukan beberapa kali manuver perahu secara bergantian.

Manuver perahu merupakan gerakan perahu karet memutar dan melaju secara zig-zag untuk menciptakan gelombang atau gerakan air yang besar. Tujuannya adalah agar korban yang diduga berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan.

Imam menambahkan, pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan satu SRU untuk melakukan penyisiran dengan penyapuan berjajar. Hal ini dilakukan karena kondisi bagian sungai yang dangkal.

Selama penyapuan ini dilakukan, masing-masing personel tim SAR mengenakan APD (Alat Pengaman Diri) berupa jaket pelampung dan tali pengaman. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan mereka selama bertugas.

Selain melakukan pencarian di sungai, tim SAR gabungan juga mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan pemantauan darat di sejumlah titik yang dicurigai dilintasi korban, seperti melalui jembatan.

Tim SAR gabungan juga menyebarkan informasi tentang kejadian ini kepada orang-orang yang beraktivitas di sekitar sungai, seperti orang memancing, penambang pasir dan operator perahu penyeberangan. Harapan apabila mereka melihat keberadaan korban, agar melaporkannya kepada petugas.

Selain tim operasi Pos SAR Trenggalek, beberapa unsur SAR juga terlibat dalam upaya pencarian korban, diantaranya dari BPBD kabupaten Bojonegoro, Koramil Gondang, Polsek Gondang, KSB (Kampung Siaga Bencana), BKP (Bojonegoro Kampung Pesilat), BANSER, dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, kejadian yang dialami korban ini berawal saat Ia dan anaknya, Lasmini (24), hendak menyeberangi sungai sepulang dari mencari daun Gebang di hutan, pada Kamis (31/1) sekitar pukul 16.00 WIB.

Watini dan Lasmini tenggelam karena diduga karena tidak bisa berenang. Lasmini berhasil diselamatkan oleh warga yang saat itu berada di sekitar lokasi. Namun Wartini tidak berhasil diselamatkan karena sudah terbawa arus sungai.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian untuk menemukan korban. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
4 February 13:50 WIB