PENGUMUMAN PEMBERKASAN ULANG BAGI PELAMAR YANG DINYATAKAN LULUS CPNS BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TAHUN 2018


TERSERET ARUS PANTAI KEDUNGU, SEORANG REMAJA DITEMUKAN MENINGGAL


TABANAN --- Pantai Kedungu, Tabanan menelan korban jiwa. Dua orang remaja terseret arus saat berenang pada Minggu (09/12/2018) sore, sekitar pukul 15.00 Wita. Pagi itu, pantai yang terletak di Desa Belang Kecamatan Kediri terlihat ramai banyak pengunjung yang menghabiskan waktu berlibur. Namun seketika itu suasana berubah menjadi mencekam. Nasib nahas menimpa I Kadek Ria Dwi Andika (13). Belum lama ia berenang, tiba-tiba ombak datang dan menyeretnya hingga ke tengah laut. Kakak korban, Putu Agus Mahendra (16) yang berusaha menolong korban pun ikut terseret, namun ia berhasil selamat. Diketahui 2 bersaudara tersebut merupakan warga Banjar Badung, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan dari BPBD Tabanan pada pukul 16.30 Wita, dan segera ditindaklanjuti. "Pada kesempatan pertama setelah menerima laporan, langsung dikerahkan tim SAR berjumlah 7 personil dengan membawa rubber boat dan peralatan SAR air," ungkap Ketut Gede Ardana, S.E. selaku Kepala Kantor Basarnas Bali.

Upaya pencarian telah dilakukan sejak kemarin oleh tim SAR gabungan dengan menurunkan 1 unit rubber boat, menyisiri di sekitar titik korban terakhir kali terlihat. Sementara itu 2 SRU lainnya melakukan pencarian dengan menyisiri sepanjang bibir pantai ke arah barat dan timur. Karena sudah petang dan tak kunjung membuahkan hasil, tim SAR bermalam di lokasi. Menurut Ardana ada kemungkinan korban terbawa arus dan terdampar, karena perubahan arus mulai dini hari hingga pagi. "Sering kali terjadi pada kasus orang terseret arus, korban terdampar keesokan harinya, jika terlambat diantisipasi jasad korban bisa saja terseret kembali ke tengah laut," imbuhnya.

Pagi tadi, Senin (10/12/2018) upaya pencarian yang telah dimulai sejak pukul 06.00 Wita akhirnya memberikan hasil. Korban ditemukan terdampar sekitar 200 meter arah barat dari LKP dalam keadaan sudah tak bernyawa. "Tim SAR gabungan menemukan korban pada pukul 06.45 Wita dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulance RSUD Kabupaten Tabanan," tutup Ardana. (ay/ hms dps)



Kategori General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : ratri dwiyani
9 December 20:45 WIB