DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


Tak kuat melawan arus, Willem dilaporkan tenggelam


Merauke (10/05) – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat di tolak. Situasi yang menggambarkan nasib naas yang menimpa seorang remaja berusia 14 tahun. Setelah tak kuasa menahan derasnya arus sungai Maro sore kemarin, Willem Sagare dilaporkan tenggelam oleh saksi mata. Kejadian yang sebenarnya sudah terjadi sejak kemarin (kamis.red) sore itu namun baru dilaporkan ke kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke pagi ini. Pukul 10.01 wit, Petrus datang dan melaporkan kecelakaan yang terjadi kemarin sore pukul 15.30 wit di sungai Maro tepatnya di sekitar dermaga Satpolair Merauke. Dalam laporannya, Petrus menjelaskan bahwa sebenarnya korban melompat dari atas KM. Tatamailau dengan tujuan hendak berenang saja. Namun tanpa disadarinya, arus sungai saat itu cukup deras dan membentuk pusaran air sehingga menyulitkan bagi siapapun yang berenang. Tidak terkecuali bagi Willem saat itu. Sesaat ketika baru melompat, beberapa saksi melihat dia masih muncul di permukaan dan meminta bantuan. Namun kemudian korban kembali tenggelam dan tidak terlihat.”Ada 2 orang yang mendekat berusaha menolong, namun karna arus terlalu deras jadi kita tidak berani mendekat“ ujar Petrus ketika menjelaskan kronologis kejadiannya. “ Dia (korban) sempat tenggelam dan muncul sebentar tapi lalu tenggelam lagi dan tidak muncul-muncul “ pungkasnya.

WhatsApp Image 2019-05-10 at 14.12.41.jpeg Breefing tim rescue sebelum melaksanakan operasi pencarian

Sejak kejadian kemarin sore itu sebenarnya saksi-saksi sudah melapor ke Satpolair terdekat dari lokasi kejadian dan dilaksanakan pencarian awal oleh tim Satpolair Polres Merauke. Namun hingga pagi tadi tidak membuahkan hasil. Menerima laporan tersebut, sebanyak 9 (sembilan) personil rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Peralatan yang digunakan yakni perahu karet dan Rigid Inflatable Boat (RIB). Dalam arahannya saat breefing, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin,S.E melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga menyampaikan untuk tim di lapangan agar selalu berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan khususnya tim dari Satpolair yang telah lebih dulu melakukan pencarian.

WhatsApp Image 2019-05-10 at 13.04.42.jpeg persiapan penurunan perahu karet oleh tim rescue di lapangan

Sampai dengan berita ini dinaikkan, korban bercelana pendek yang belakangan diketahui pada saat kejadian dipengaruhi minuman keras, masih dalam pencarian.(dwb/humas)

WhatsApp Image 2019-05-10 at 13.04.41 (2).jpeg Perahu karet harus didorong dahulu mencapai air sebelum dapat digunakan karena air sedang surut.



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
10 May 12:00 WIB