PULUHAN KAPAL DI PELABUHAN BENOA TERBAKAR


BADUNG - Puluhan kapal yang sandar di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa terbakar, Senin (9/7) dini hari. Kobaran api cepat merembet karena posisi antara kapal satu dengan lainnya berdekatan dan pengaruh angin berhembus kencang saat itu. Api mulai terlihat sekitar pukul 02.00 Wita, dan upaya pemadaman cukup sulit. Dari kejadian ini belum bisa dipastikan kerugian materiil karena sampai dengan pukul 16.00 Wita upaya pemadaman masih dilakukan.

"Tadi saya tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 Wita setelah memperoleh informasi dari ABK KN SAR Arjuna, meskipun upaya pemadaman sudah dilakukan sejak dini hari namun masih tampak kobaran besar dan asap hitam membumbung tinggi," ungkap Ketut Gede Ardana selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Sebanyak 26 personil Basarnas siaga di Pelabuhan Benoa untuk antisipasi apabila sewaktu-waktu diperlukan bantuan evakuasi. "Sesuai dengan prosedur yang ada, penanganan kebakaran dilakukan oleh petugas Damkar, jika ada korban maka tim rescue harus siap mengevakuasi. Namun dalam kebakaran yang terjadi tadi tidak sampai ada korban jiwa," jelas Ardana saat ditemui di lokasi kebakaran. Upaya pemadaman api melibatkan 8 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Damkar Denpasar, 2 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Badung, 1 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Pelindo, dan 2 unit water konon milik Dalmas Polda Bali.

Hasil koordinasi Basarnas dengan KSOP Pelabuhan Benoa diperoleh informasi bahwa telah terdata ada 43 unit kapal yang terbakar. Identitas kapal yang terdampak kebakaran diantaranya 6 unit kapal PT Arawikatama Katulistiwa Fisikindustri (Cilacap Jaya karya, Bintang Selatan, Bina sejati, Bintang barat, Akau Jaya lima, Karya marina 807) dan 7 unit kapal Intimas (KM Hiroyosi 7, KM Permata 03, KM permata 103, KM Permata 06, KM Permata 01, KM Mutiara 28, KM Mutiara 10), sementara itu masih ada 30 kapal Bandar Nelayan yang belum bisa terdata.

"Sampai saat ini masih ada personil yang ditempatkan di lokasi meskipun api mulai padam, beberapa petugas Damkar masih bekerja, memastikan tidak ada lagi bara api," tutup Ardana. (ay/ hms dps)



Kategori General Artikel , Kecelakaan Dengan Penanganan Khusus , General Berita .
Pengunggah : chandra
9 July 15:25 WIB