DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


POTANG BALIMAU TRADISI MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN DI SUNGAI SIAK, BASARNAS SIAP MENGAMANKAN.


Pekanbaru – Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru dengan kekuatan 10 Personil mengamankan jalannya ritual Potang balimau di tepian Sungai Diak Jembatan Siak I, Minggu (5/5/2019) Sore.

WhatsApp Image 2019-05-06 at 07.33.13 (1).jpeg

Amiruddin.A.S.,S.Sos Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru, mengatakan bahwa dalam menyambut bulan suci Ramadhan kita memang selalu hadir, bekerja sama dengan dinas Pariwisata Provinsi Riau.

WhatsApp Image 2019-05-06 at 07.33.13 (2).jpeg

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru mengerahkan 10 personil anggota untuk memberikan kenyamanan, ya namanya mandi secara bersama-sama di sungai tentunya timbul rasa kekhawatiran, tentunya yang namanya nasib kita tidak tahu apa yang terjadi, sehingga kita perlu pemantauan langsung di tempat agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan, mudah-mudahan aman dan tidak terjadi apa-apa", terang Amir.

WhatsApp Image 2019-05-06 at 07.33.13.jpeg

“Selain personil juga dikerahkan KN 413 serta perahu karet kita menyisiri dan memantau lokasi euforia para masyarakat yang sedang melaksanakan ritual Potang Balimau, Alhamdulillah hingga selesai pelaksanaan, keadaan aman terkendali”, tambahnya.

Masyarakat di Provinsi Riau mempunyai tradisi unik dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan yang disebut mandi “belimau”. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu, berupa bersih-bersih massal di sungai. Tradisi itu mulai dilirik menjadi agenda wisata religi, kendati ada yang menilainya sudah kehilangan esensinya.

WhatsApp Image 2019-05-06 at 07.33.14 (1).jpeg

Meski diklaim banyak pihak sebagai tradisi Melayu Riau, sayangnya belum ada literatur yang secara rinci menjelaskan mulai kapan mandi “belimau” menjadi kebiasaan masyarakat di daerah tersebut. Tradisi serupa sebenarnya juga ada di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang disebut “potang balimau”.

WhatsApp Image 2019-05-06 at 07.33.14.jpeg

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Dr. Junaidi mengakui bahwa tidak ada catatan yang sahih kapan masyarakat Melayu Riau mulai melakukan mandi "belimau" yang akhirnya menjadi suatu tradisi. ( hms/koeh )



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Febrilina
5 May 13:55 WIB