Pos SAR Pasaman menggelar latihan internal di Pos SAR Pasaman.


Latihan colappse Structur Search and Rescue(CSSR) menjadiMateri yang dijadikan bahan latihan,dengan Media yang telah dibuat secara sederhana.CSSR adalah teknik dan metode untuk mencari, menemukan lokasi, menstabilkan dan membebaskan korban yang terjebak dalam bangunan yang runtuh dengan prosedur paling aman, paling tepat, baik untuk regu penyelamat maupun korban. Metode CSSR meliputi pencarian cepat (utama), pencarian sekunder, pencarian fisik, pencarian dengan anjing pelacak, pencarian teknis (dengan alat khusus), dan pencarian dengan panggilan. Sedangkan tekniknya ada 4, yakni menyingkirkan, mendirikan tiang penyangga, penetrasi, dan pengangkatan. CSSR didukung peralatan, baik alat ringan maupun alat berat. Mulai martil, kunci pas, chainsaw, rotary hammer drill, hingga generator dan radio trunking. Tentu, tim ini juga harus dilengkapi dengan alat proteksi diri (APD). Mulai helm, masker, kaus tangan hingga sepatu boot (safety). Tim rescuer CSSR minimal beranggota 6 personil. Terdiri dari squad lead (pemimpin tim), rescuer spesialist dan petugas logistik. Fase atau tahapan dalam operasi CSSR meliputi, preparation (persiapan), activation dan mobilisation (permintaan respon), operations, deactivation dan demobilisation (operasi selesai), serta post operational activities (paska operasi). Tim CSSR harus memiliki pengetahuan untuk mengidentifikasi komposisi, karakteristik, jenis, struktur, dan gaya bangunan. Selain itu, memahami pola dasar keruntuhan bangunan. Dalam operasinya, tim juga melakukan penandaan atau insarag selama operasi. Yakni, pengidentifikasian korban dan adanya ancaman bahan berbahaya dengan menggunakan simbol. Simbol ini terstandarisasi, sederhana dan jelas. Yang pasti, simbol ini dapat dimengerti oleh semua petugas penyelamat baik lokal, nasional, maupun international.Rescuer Pos SAR Pasaman menggunakan Peralatan  yang telah tersedia di Dalam RESCUE CAR COMPERTAIMENT.Ujar Zulfahmi (Koordinator Pos SAR Pasaman).Sebelumnya kita telah mereview materi CSSR dan hari ini kita praktek.didalam pelaksanaan praktek tim rescuer  dibagi 2 tim.Setelah praktek kita melakukan evaluasi dimana kendala-kendala saat melakasnaan praktek lapangan.pungkas FAHMI.Kepala Kantor SAR Padang Sumpeni Yuwono mengatakan,latihan internal yang di laksanakan oleh Rescuer Pos SAR Pasaman adalah latiham yang terjadwal mengingat seorang rescuer harus berlatih-berlatih dan berlatih guna mis kemanusian,dan tidak lupa latihan bisa menjadi salah satu point mereka untuk mengejar tingakatam kepangakatannya.walaupun dengan perlatan terbatas namun mereka masih bisa memaksimalkan perlatan yang ada untuk latihan.(AYP)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : athfi
4 October 19:00 WIB