DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


Manado Dilanda Banjir dan Tanah Longsor


Manado - Seiring intensitas hujan di Manado yang beberapa hari ini meningkat menyebabkan banjir dan tanah longsor, Jumat (01/02/2019). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado Amiruddin mengerahkan anggotanya sebanyak 20 orang untuk memberikan pertolongan ke lokasi yang terdampak banjir diantraanya Bailang, Mahawu, Perkamil, Pall 2, Ternate Tanjung, Sumompo, dan Cempaka. Sementara tanah longsor terjadi di Taas, Mahawu, Lombos, dan Dendengan Dalam.

Ketinggian air di beberapa lokasi terdampak banjir bervariasi mulai dari 1 sd 2,5 meter. Banjir di Manado tahun ini menelan 3 korban jiwa atas nama Richard Patabone (5), Nathalia Lapian (1), dan John Tinofer (48).

Banjir yang melanda Kota Manado pada tahun ini merupakan banjir terbesar setelah banjir bandang 5 tahun yang lalu. Hingga berita ini diturunkan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 400 orang dari beberapa titik banjir. Tim tetap siaga di pusat Kota Manado untuk berjaga-jaga apabila terjadi banjir susulan. Unsur yang terlibat terdiri dari Basarnas, TNI, POLRI, RAPI, Potensi SAR dan masyarakat.



Kategori Berita Kansar , General Berita , Bencana Nasional .
Pengunggah : ratri dwiyani
1 February 22:00 WIB