DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


Kepala Basarnas Terlibat Langsung Dalam Kegiatan Sail Nias 2019


NIAS – Acara puncak Sail Nias 2019 akan digelar di Kepulauan Nias pada 14 September mendatang. Untuk mendukung kesuksesan acara tahunan ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan kekuatan maksimal baik dari personil maupun peralatan utama (alut). Tiga kapal SAR milik Kantor SAR Medan, Padang, dan Mentawai serta satu unit helikopter sudah mulai melakukan penjagaan acara yang menyita perhatian masyarakat tidak hanya Indonesia tetapi juga warna negara asing. Selain itu sebanyak 150 personil juga sudah standby sejak 7 September 2019.

“ Kita menyiapkan tiga kapal yang cukup besar. Satu di Gunung Sitoli yakni KN SAR Nakula karena tentunya akan ada lalu lintas yang cukup padat dan dua ada di sekitar area disini yaitu KN SAR yudhistira dan Ramawijaya. Tentunya juga ada alat-alat lain perahu karet, rib, jetski serta 150 personil dan helikopter juga disiagakan disini satu buah,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito yang datang keNias untuk melihat langsung kesiapan Basarnas Kamis (12/9).

Bagus menambahkan bahwa kedatangannya ke Nias bukanlah dalam rangka kunjungan kerja. Jenderal Bintang Tiga ini ingin terlibat langsung dan memberikan semangat kepada seluruh personil yang terlibat dalam Siaga SAR Khusus Sail Nias 2019. Salah satu bentuk dukungan langsung adalah dengan melihat langsung kesiapan kapal – kapal yang digunakan dalam acara nasional ini.

“Saya bukan kunjungan, tetapi ikut terlibat disini sampai selesai melihat langsung pelaksanaan Sail Nias dan melihat anak buah Basarnas untuk memberikan motivasi kepada semua anak buah," terangnya.

Para personil Basarnas sendiri sudah mulai melakukan penjagaan di sejumlah lokasi kegiatan Sail Nias diantaranya Teluk Dalam yang digunakan untuk surfing, terjun payung, dan parade perahu layar serta turnamen memancing di Desa Tagaule Pulau Onolimbu. Penjagaan dengan berpatroli ini berlangsung mulai 10 – 15 September 2019.

Menurut orang nomor satu di Basarnas melalui penjagaan ini diharapkan dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Jika masyarakat melihat adanya kecelakaan diimbau agar segera melaporkan kePosko Basarnas yang ada di Pelabuhan Teluk Dalam, Nias atau Kantor SAR Medan yang memiliki wilayah Pulau Nias.

Dihadapan sejumlah awak media Kepala Basarnas juga menjelaskan terkait kenaikan tingkat Pos SAR Nias yang saat ini berada di bawah Kantor SAR Medan akan menjadi Kantor SAR Kelas B. Untuk mendukung kegiatan operasionalnya akan disiapkan satu unit kapal di Kantor SAR Nias ini.
“Nias akan dinaikkan jadi kelas B dari Pos dan tentunya nanti disini ada kapal kita geser yang dari Sibolga karena Nias ke arah laut bebasnya cukup banyak lalu lintas dari kapal-kapal,” katanya. (Nv)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Recylia
12 September 12:05 WIB