PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TA 2018


JASAD KARYAWAN PT. TOM TOLI-TOLI DITEMUKAN


38442308_310125023061799_5471443432050262016_n.jpg TOLITOLI - Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad karyawan PT. TOM Toli-Toli yang jatuh dari atas Kapal Tongkang di perairan Desa Dongingis, Kecamatan Dakopamenan Kabupaten Toli-Toli, saat melaksanakan pengontrolan atau pengawasan area penangkaran mutiara milik PT TOM pada Kamis (02/8/2018). Jasad korban ditemukan mengapung pada Minggu (5/8/2018) pukul 11.40 wita, sekitar 15 meter arah utara dari Lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano mengatakan bahwa upaya pencarian sudah dilakukan sejak hari pertama, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. "Setelah laporan diterima Basarnas langsung mengerahkan 5 personil dan langsung mengarah ke lokasi adapun jarak ditempuh sekitar 13 jam perjalanan darat, tiba dilokasi tim rescue langsung bergabung dengan tim yang sudah ada untuk selanjutnya memulai melakukan pencarian,jelas Basrano".

“Selain melakukan penyisiran juga dilakukan penyelaman disekitar lokasi kejadian, namun penyelam agak sedikit terkendala oleh keruhnya air dan berlumpur, sambungnya”.

Selain Basarnas, juga melibatkan Lanal tolis, Tni ad, Polairud tolis, Polsek dakopamean, Tagana tolis, Bpbd tolis, Pt tom dan Masyarakat setempat.

Setelah korban dievakuasi dan dimasukan ke dalam kantong jenasah, selanjutnya dibawa ke darat dengan menggunakan rubber boat. Untuk selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Diberitakan sebelumnya karyawan PT. TOM atas nama Muhajir (32) hilang saat melaksanakan pengontrolan atau pengawasan area penangkaran mutiara milik PT TOM di Perairan laut Desa Dungingis, pada saat ketiganya ke laut dengan menggunakan perahu speed boat milik perusahaan, ketiganya tiba di tempat penangkaran mutiara. Saat posisi tali speed boat sedang terikat di rumah apung, arus dan gelombang tinggi serta berarus deras sehingga tali speed dari kapal ke tempat rumah apung atau kapal apung yang berada di tengah laut terputus. Kamis (02/8/2018). Temannya langsung berusaha melakukan pencarian namun tak bisa menemukan tanda-tanda keberadaannya. “Terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam pencarian korban dan buat pihak keluarga kami turut berduka cita dan semoga keluarga diberi ketabahan. (Fat/hmsplw)



Kategori General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : paluadmin
5 August 12:05 WIB