DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti Asuhan


JAKARTA – Untuk berbagi kenikmatan di bulan suci Ramadan 1440 H, keluarga besar Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) "Buka Puasa Bersama & Santunan Anak Panti Asuhan" dengan 100 anak dari 3 panti asuhan yang berada di Sunter, Pademangan, dan Ciseeng Bogor.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 10.52.21.jpeg

Kegiatan yang diselenggarakan di ruang serbaguna Gedung Basarnas, Rabu (15/5/2019) ini, dihadiri juga Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, pejabat eselon I, II, III, IV, seluruh pegawai, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Rina Bagus Puruhito serta para pengurusnya.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 10.52.22 (1).jpeg

“Bulan Ramadhan mendidik kita semua agar lebih peka dalam menjalani kehidupan, mencegah kemungkaran, dan menghimbau pada kebaikan dimanapun kita berada. Junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW telah mengingatkan kepada kita semua, bahwa banyak orang berpuasa Ramadhan tetapi pada akhirnya hanya merasakan haus dan lapar semata. Pahalanya terkikis akibat tidak mampu menahan lisan dan perbuatannya dari pelbagai kemungkaran”, ujar Bagis dalam sambutan pengantar berbuka puasa.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 10.52.21 (2).jpeg

Bagus juga menyatakan bahwa kita semua harus bersatu, menjaga dan merekatkan tali silaturahmi. Hal itu dapat dimulai dari keluarga, selanjutnya meningkat ke organisasi atau lingkungan tempat kerja, dan setelah itu kepada masyarakat luas.

“Yang pasti, semua harus kita landasi dengan kerendahan hati, ketulusan, dan budi pekerti yang tinggi”, tegasnya.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 10.52.21 (1).jpeg

Sambal menunggu waktu berbuka disampaikan juga ceramah singkat dari Ustadz. H. Muhammad Zaki yang menyampaikan bahwa agar senantiasa kita mendoakan orang tua baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 10.52.20.jpeg

“Kalian akan menjadi anak yang berkah jika sejak kecil sudah terbentuk jiwa yang jujur. Sebaiknya uang santunan yang diterima diberikan kepada orang tua karena orang tua paling mengerti apa yang menjadi kebutuhan kalian. Bersuyukur kepada ALLAH, tanamkan tekad dihati agar bangkit, belajar, dan sholat sungguh-sungguh. Sekarang kalian disantuni, besok gentian kalian yang memberikan santunan dan menjadi donatur”, pubgkas Ustadz. (an)



Kategori General Artikel , Agenda Pusat .
Pengunggah : Febrilina
15 May 16:00 WIB