Bazar dan Buka Puasa Keluarga Besar Basarnas


JAKARTA – Ramadhan memasuki hari ke-20 (5/6), keluarga besar Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menggelar bazar dan buka puasa bersama yang rutin dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan.

Bertempat di halaman Gedung Kantor Pusat Basarnas, Sekretaris Utama Dadang Arkuni, S.E., M.M secara resmi membuka bazar yang melibatkan sebanyak 200 stand. Peserta tidak hanya melibatkan pegawai dan Dharma Wanita (DWP) Kantor Pusat Basarnas saja, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta serta beberapa instansi lain seperti Kementerian Pertanian, Badan Urusan Logistik (Bulog), dan UMKM binaan DKI juga ikut meramaikan bazar Basarnas tahun ini. Adapun kategori barang yang dijual berupa fashion, makanan, sembako, dan hasil bumi lainnya.

Dalam sambutan Kepala Basarnas yang dibacakan Sekretaris Utama disampaikan bahwa bazar ini merupakan kegiatan positif yang dapat melatih jiwa wirausaha serta memberi ruang bagi pegawai di lingkungan Basarnas ataupun peserta lainnya yang berkontirbusi dalam bazar ini.

“Kegiatan bazar yang diselenggarakan Kantor Pusat Basarnas ini merupakan bentuk kepedulian serta wujud partisipasi Basarnas dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan, juga untuk meningkatkan peran aktif para perajin dan insdustri kecil untuk berpromosi, sekaligus mendapatkan keuntungan lebih. Selain daripada itu dengan terselenggaranya kegiatan ini saya juga berharap agar bazar Ramadhan ini dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkembangkan rasa kepedulian terhadap sesame serta kepekaan sosial masyarakat yang sangat tinggi khususnya bagi keluarga besar Basarnas”, tuturnya.

Usai sambutan, Ketua DWP Basarnas Luli M. Syaugi menjadi simbol pembukaan bazar dilanjutkan penyerahan bingkisan berupa sembako secara simbolis kepada pegawai, tenaga bantu, office boy (OB), dan supir.

Sore harinya seluruh pegawai dan pejabat Kantor Pusat Basarnas melaksanakan buka puasa bersama dan santunan terhadap anak yatim. Tidak hanya itu seluruh pegawai dan pejabata juga disuguhkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustad KH Tajmaludin El Dad. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S.Sos., M.M mengatakan bahwa menghadapi lebaran, Basarnas siap siaga menghadapi arus mudik di seluruh wilayah Indonesia termasuk lokasi-lokasi wisata yang juga merupakan obyek utama para pemudik saat berlibur. Pelaksanaan siaga lebaran, Basarnas juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait yang terlibat.

Dalam siraman rohaninya disampaikan bahwa ada tiga macam orang yang meskipun rajin sholatnya tetapi tidak diterima ALLAH yakni seorang pemimpin yang dibenci kaumnya karena berbuat dzalim, seorang isteri yang sudah tidur namun sang suami masih menyimpan rasa kesal karena ulah isterinya pada siang hari, dan seorang yg saling bersaudara namun bermusuhan.

"Orang yang akan bangkrut di akhirat adalah justru orang yang paling rajin beribadan namun suka menyakiti, mendzalimi, ataupun membenci orang lain. Orang tersebut memiliki banyak pahala namun banyak pula orang yang menagih dikarenakan perilakunya saat masih di dunia", tegas Ustad Tajmaludin

"Basarnas adalah sajadah untuk mendapatkan amal shaleh, oleh karena itu jalani tugas dengan ikhlas karena ALLAH karena sahabat yang hakiki adalah amal shaleh yang kita lakukan di dunia", pungkasnya. (an)



Kategori General Artikel , Agenda Pusat .
Pengunggah : danang
5 June 20:00 WIB