HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TAHUN 2018


49 PESERTA IKUTI TES SELEKSI KOMPETENSI DASAR BASARNAS


BALI --- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk region 10, Selasa (30/10/2018) bertempat Kantor Regional X BKN Denpasar. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar selaku penyelenggara melakukan seleksi untuk calon aparatur sipil negara yang akan ditempatkan di Denpasar, Maumere, Kupang, Mataram, Pontianak, Banjarmasin dan Balikpapan. Secara administrasi telah mendaftar 65 orang untuk mengikuti Computer Assisted Test.

WhatsApp Image 2018-10-30 at 3.57.25 PM (1).jpeg

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) itu sendiri merupakan salah satu tahapan seleksi calon aparatur sipil negara 2018. Peserta sudah berkumpul dan diberikan pengarahan sekitar pukul 06.30 Wita. Sebelum melakukan registrasi, panitia penyelenggara membacakan tata tertib bagi peserta. CAD dimulai pada pukul 08.00 Wita dan diikuti 49 peserta, sementara 16 peserta lainnya mengundurkan diri.

WhatsApp Image 2018-10-30 at 3.57.24 PM.jpeg

Nilai SKD memiliki bobot 40 persen dalam seleksi, sedangkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) memiliki bobot 60 persen. Proses Seleksi Kompetensi Dasar meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Seleksi CPNS dengan TWK dimaksudkan untuk menilai kemampuan pelamar dalam penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Sedangkan TIU dimaksudkan untuk menilai intelegensia peserta seleksi, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.

WhatsApp Image 2018-10-30 at 3.57.27 PM (1).jpeg

Pada TKP, pelamar akan disuguhkan soal-soal yang mencakup pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi. Selain itu, TKP juga dimaksud untuk mengetahui kemampuan pelamar soal kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas. Juga kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Para peserta yang mengikuti tes harus menjawab 100 soal yang meliputi 35 soal untuk TWK, 30 soal untuk TIU, dan 35 soal untuk TKP.

WhatsApp Image 2018-10-30 at 3.57.28 PM.jpeg

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E. turut hadir mengawasi setiap proses yang berlangsung. "Tes seleksi dilakukan dengan ketat dan transparan, sebelum memasuki ruang CAT ada pemeriksaan menggunakan metal detector dan mereka tidak diperbolehkan membawa telepon genggam," ungkapnya. Ardana berharap melalui sistem ini bisa mendapatkan hasil terbaik sehingga melahirkan aparatur sipil negara yang berkualitas. "Di sebelah ruang CAT terdapat ruang monitoring, dimana disediakan 1 buah monitor yang bisa langsung melihat nilai-nilai hasil tes para peserta," jelasnya. Menurutnya pemerintah sudah banyak mengupayakan perubahan ke arah lebih baik, terlihat keseriusan dalam melakukan seleksi guna memperoleh abdi negara yang kompeten di segala aspek. (ay/ hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : chandra
30 October 16:00 WIB