DENGAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS BASARNAS BERSAMA POTENSI SAR BERTEKAD MEWUJUDKAN PELAYANAN SAR YANG CEPAT DAN PRIMA


130 ORANG YANG TERGABUNG DALAM TIM SAR GABUNGAN BERHASIL MENEMUKAN BOCAH TENGGELAM DI SUNGAI BENGAWAN SOLO


KLATEN – Seorang bocah terseret arus Bengawan Solo pada Selasa (22/8/17) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian tersebut menimpa Reno, bocah lelaki usia 10 tahun warga Desa Kauman RT.02 RW.09 Wonosari Klaten. Reno tenggelam di Sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari Klaten.Informasi ini diterima Basarnas Pos SAR Surakarta dari anggota Granat Rescue via telepon pada Selasa pukul 16.43 WIB. Pos SAR Surakarta langsung memberangkatkan satu tim rescue ke lokasi kejadian dengan menggunakan rescue carrier dan membawa perahu karet serta peralatan pendukung lainnya.Tim rescue Pos SAR Surakarta tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan potensi yang telah berada di lokasi terlebih dahulu. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Surakarta, Polsek Wonosari, PMI Sukoharjo, SAR Klaten, SAR AGL, SAR Cress, Solo Emergency, SAR Sukoharjo, Tagana Sukoharjo, KRI, SAR UNS, PMI Klaten, SERI, LPB Klaten, Juba Rescue, SAR MTA, SAR PJT 1, TRC PB Klaten, Senkom, SRU, SARDA Jateng, SAR HNC, masyarakat setempat serta keluarga korban merencanakan akan melaksanakan pencarian pada Rabu (23/8) pagi.Pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dengan menyisir sungai sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Pencarian yang dilakukan oleh sekitar 130 orang tersebut membuahkan hasil. Reno akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah keluarga korban untuk disemayamkan.Kegotongroyongan tim SAR gabungan mempercepat proses pencarian dan operasi pencarian ditutup setelah 21 jam setelah berita diterima. (NA)



Kategori General Berita .
Pengunggah : didit
23 August 22:25 WIB